MOROTAI | medianasional.id — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, sebanyak 150 bibit mangrove ditanam di pesisir Pantai Desa Pandanga, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai Maluku Utara. Rabu (23/9/2026).
Penanaman mangrove merupakan bagian dari aksi penanaman satu juta pohon mangrove yang dilaksanakan secara serentak, sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem di kawasan pesisir Morotai.
Kegiatan HUT ke-81 TNI tersebut, dihadiri oleh Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane, Ketua DPRD Kabupaten Pulau Morotai Muhamad Rizki Djalal, Danlanud Leo Wattimena Kolonel Pnb Anang Heru Setiyono, S.E., M.M., M.Han., Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan, M.Tr. Opsla., Dandim 1514/Mrt diwakilkan Pasiops Kapten Inf Abdul Malik serta Wakapolres Pulau Morotai Kompol Safrudin Jafar, S.H., Perwakilan Kejaksaan Negeri Kepulauan Morotai, Kasubsi II Intelijen Ryan Priyambodo, S.H., Danyonif TP 822/Satria Magawe Letkol Inf. Raju Pacilasera, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pulau Morotai Nurhayati, para perwira dan personel TNI-Polri, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Dalam sambutan yang di sampaikan, Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan menyampaikan bahwa mangrove memiliki fungsi ekologis yang penting bagi kawasan pesisir.
Menurutnya, keberadaan mangrove tidak hanya membantu melindungi garis pantai dan mencegah abrasi, tetapi juga menjadi habitat serta tempat berkembang biaknya berbagai biota laut.
“Setiap pohon mangrove yang kita tanam hari ini merupakan bentuk investasi bagi masa depan lingkungan dan generasi penerus,” ujarnya.
Ia menegaskan, upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, dunia usaha, organisasi masyarakat, jurnalis, dan masyarakat.
Karena itu, masyarakat pesisir Morotai diajak bersama-sama menjaga kawasan mangrove serta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem pesisir.
Benie mengatakan, penanaman mangrove juga menjadi bagian dari semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.
Melalui momentum HUT ke-81 TNI, seluruh pihak diharapkan terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, terutama dalam menjaga kawasan pesisir Morotai agar tetap hijau dan lestari.
“Semoga kegiatan penanaman mangrove ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pesisir Morotai yang semakin hijau, lestari, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pesanya. (*)
