Rapat Komisi Penilaian Amdal Maluku Utara Dinilai Sepihak

870 views

Foto istimewa (basten)

Ternate, Medianasional.id – Front mahasiswa Obi menggelar aksi penolakan Rapat Komisi Penilaian Amdal Provinsi Maluku Utara bersama Tim Teknis dan Komisi Penilaian Dokumen AMDAL, RKL,RPL, Rencana Penambangan, Pengelolahan dan Pemurnian Biji Nikel dan Mineral Pengikutnya (DMP) dengan tehknologi PIROMETALURGI dan HIDROMETALURGI serta sarana penunjangnya oleh PT TRIMEGAN BANGUN PERSADA di Kecamatan OBI, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara yang dilaksankan di Grand Daffan Ternate oleh DLH Provinsi Maluku Utara.

Aksi penolakan ini tentang dampak lingkungan atau amdal yang tidak melibatkan masyarakat kecamatan OBI secara kolektif, namun yang di hadiri diduga berdasarkan undangan kepada pihak tertentu, Senin (23/12/2019) pagi.

Sementara Arif Taib, selaku ketua bidang pengaduan masyarakat DLH Provinsi Maluku Utara terhadap lingkungan. menyikapi aksi tersebut, kepada media ini, bahwa sidang yang laksanakan ini sudah ada pernyatan masyarakat obi yang ditanda-tangani oleh sekdes kawasi.

Lanjut dia, sidang ini akan berlanjut pada tanggal 26 Desember 2019, sekaligus melibatkan unsur lapisan masyarakat lingkaran tambang di Kecamatan obi.

Selain itu, Camat Obi Abubakar Latara, mengaku dia terlibat sesuai undangan bukan mewakili masyarakat secara kolektif. Dalam hal ini terlibat hanya sebagai pemerintahan Kecamatan obi, belum ada pernyatan secara kolektif pemerintah desa maupun masyarakat dari 32 desa dalam kawasan pertambangan.

Ia menilai bahwa surat pernyatan dari sekdes kawasi masih terganjal karena tidak ada tanda tangan dari kepala desa kawasi. (Asbar)

Ternate

Posting Terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.