
Ternate, medianasiona.id – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ternate, Drs H Adam Ma’rus menghimbau kepada masyarakat agar menolak isu people power atau aksi massa rakyat dari sebagian kalangan yang menolak hasil pemilu yang akan diumumkan oleh KPU pada bulan ramadhan ini.
Selain itu, pihaknya berharap masyarakat Kota Ternate tidak ikut serta atau terprovokasi dengan gerakan tersebut yang dapat bertujuan untuk mengganggu kinerja atau menggulingkan pemerintahan yang sah.
“ Masyarakat harus tetap menjaga hubungan antara umat beragama sehingga terciptannya situasi kamtikbmas yang aman diwiayah Kota Ternate yang tentunya adalah dalam bulan puasa ini,” ucapnya. Kepala kemenag saat ditemui media ini usai melaksanakan Safari Duzhur bersama Forkompimda Kota Ternate tapatnya di Mesjid Polres Ternate.
Ia juga mengajak bersama masyarakat demi menjaga ketertiban umum dan tidak terprovokasi oleh people pawer yang sangat bertentangan dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.
Dijelaskan, secara demokrasi people pawer bisa diartikan aksi suara rakyat yang merupakan sebuah komponen dari sebuah kehidupan demokrasi. tetapi dalam konteks ini, demokrasi kita tentu ada mekanisme dan aturannya sehingga sebagai warga negara yang baik dapat menyampaikan pikiran dan gagasan yang baik tentu dengan persoalan di pemilu, kita sudah memiliki Undang-Undang dan peraturan sehingga kebijkannya sudah jelas. Oleh karena itu, jika ditemukan adanya pelanggaran-planggaran dapat utarakan berdasarkan peraturan yang ada sehingga tidak dapat memecah belah bangsa.
“ Perbedaan ada suatu yang biasa dalam satu konsep demokrasi tetapi harus dimaknai dengan konsep dengan regulasi aturan yang jelas karena Negara Indonesia kaya akan filosofi dan nilai-nilai kebersamaan dalam konteks negara kesatuan republik indonesia,” tutupnya.
Safrin
