Program Asesmen TOEIC Dukung Daya Saing Siswa Hadapi Kompentensi Pasar Kerja Global

Bandung696 Dilihat

Bandung, Medianasional.id- Plh. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Deden Saepul Hidayat menyerahkan sertifikat asesmen TOEIC (Test of English for International Communication) kepada siswa dengan nilai tertinggi di SMKN 9 Bandung.

Ia adalah Fuad Jauhari Nafis, siswa SMK Karya Guna 2 Bekasi yang mendapat nilai 985. Nafis adalah satu dari 2.800 siswa SMK di Jabar yang mengikuti program asesmen TOEIC tahun 2024.

Plh. Kadisdik pun mengapresiasi inovasi program asesmen yang berkolaborasi dengan PT Citra Global Prospexindo tersebut. Sebab, ini menunjang peningkatan sumber daya manusia, khususnya bagi lulusan SMK yang memilih untuk bekerja.

“Ini adalah upaya mendekatkan proses budaya kerja dengan pembelajaran di sekolah dan membekali siswa bukan hanya dengan sertifikasi kompetensi, tapi juga (sertifikasi) bahasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program ini adalah salah satu upaya untuk menyiapkan lulusan SMK yang siap kerja.

“Lalu, perhatikan juga kesiapan mental anak-anak, karakter, dan soft skill juga harus disiapkan karena persaingan luar biasa di dunia kerja,” imbuhnya.

Sedangkan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Disdik Jabar, Edy Purwanto menjelaskan, tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris siswa SMK, memberikan sertifikasi berstandar nasional, dan mendukung daya saing siswa SMK dalam menghadapi kompetensi pasar kerja global.

“Diharapkan lulusan SMK bisa terserap (kerja) dan mampu berkompetisi di bidang bahasa. Sebab, saat ini kita juga melawan gempuran tenaga asing dari luas. Maka, anak-anak kita siapkan bukan hanya kompetensi keahliannya, tapi juga kemampuan berbahasanya,” tegasnya.

Ia menambahkan, uji kompetensi dilaksanakan pada 21-22 November 2024 di 52 tempat uji kompetensi (TUK) yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jabar.

“SMK yang jadi TUK tidak hanya memfasilitasi siswa dari sekolahnya, tapi juga SMK negeri dan swasta di sekitarnya,” tambahnya.

Direktur PT Citra Global Prospexindo, Agie Ferdinand pun mengaku, pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran di Jabar.

“Harapannya, semakin banyak kelas XII yang memiliki sertifikasi bahasa Inggris akan semakin optimal juga untuk mengurangi angka pengangguran di Jabar,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses