Fokus Cegah Covid-19, 7 Pasien Demam Berdarah di Desa Peleri Diabaikan Puskesmas dan Dinkes Halut

Ketua Pemuda Desa Peleri, Junaidi

Malifut, medianasional.id – Diduga hanya fokus pada penanganan dan pencegahan Covid-19, Puskesmas Malifut dan Dinas Kesehatan Halmahera Utara mengabaikan kesembuhan pasien Demam Berdarah (DBD) bagi masyarakat Desa Peleri, Kecamatan Malifut. Pasalnya tercatat sebanyak 7 DBD kategori 5 s/d 14 Tahun  masyarakat Desa Peleri Kecamatan Malifut Kabupaten Halmahera Utara.

Nama pasien demam berdarah (DBD) Desa Peleri kecamatan Malifut, yaitu SL 14 Tahun, WL 7 Tahun, RI 5 Tahun, RH 13 Tahun, NMN 2,8 Tahun, DI 8 Tahun dan IA 6 Tahun. Saat ini baru 2 pasien yang telah di rujuk ke RSUD yaitu WL 7 Tahun dan IA 6 Tahun, 5 pasien lainya masih dirawat di rumah sakit bergerak Kao.

Salah satu orang tua dari anak pasien DBD, yaitu Junaidi yang juga selaku Ketua Pemuda Desa Peleri menyampaikan perihal tersebut kepada media ini, Senin (6/4/2020) sore tadi melalui vhia seluler.

“Padahal saya sudah berkordinasi dengan pihak puskesmas namun sampai saat ini tidak ada reapon sama sekali,”Katanya.

Ia bahkan meminta dengan tegas dan keseriusan Bupati serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Halut untuk lebih memperhatikan keluhan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius, karena pademi Covid-19 wilayah Kab Halut belum dipastikan Positif Covid-19.

“Kami mohon dengan hormat, Bupati Halut Frans Maneri bersama Kadis Kesehatan Halut agar serius membantu penanganan pasien demam berdarah, jangan hanya masalah Covid-19 terus pasien yang mendapatkan penyakit lain tidak diperhatikan” Tutur Adhi sapaan akrab Junaidi.

Ia juga menambahkan, bahwa pihak Kesehatan dalam hal ini Dinkes diduga pilih kasih dalam menangani pasien DBD, karena terdapat 2 pasien dari Desa Tahane telah dilakukan penanganan serius oleh Dinkes Cek-Up dengan cara voging, karena sejauh ini orang tua dari 7 pasien mengeluhkan belum direspon cepat menangani pasien DB tersebut, sehingga dirinya sebagai masyarakat meminta kepada Dinkes melakukan penanganan cepat, untuk meninjauh ke TKP untuk lakukan Cek-Up (voging) pasien yang telah mengalami demam berdarah demi kesembuhan pasien.

Hingga berita ini di publik, Kepala Puskesmas Malifut saat dihubungi media ini masih tidak merespon dan berada di luar jangkauan.(As/Red)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses