MOROTAI, medianasional.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Senin 17 Agustus 2026 Solidaritas Aksi Mahasiswa Untuk Rakyat Indonesia Samurai Distrik (UNIPAS) Morotai menggelar aksi refleksi di sejumlah pusat keramaian Kabupaten Pulau Morotai.
Dalam aksi tersebut, Samurai Distrik Unipas menyuarakan 14 Tuntutan Rakyat Morotai yaitu
1. Segera selesaikan Sengketa Lahan antara Masyarakat dan TNI AU
2. Segera sediakan transportasi Siswa siswi di desa tutuh
3. Segera selesaikan krisis air bersih di pulau Morotai
4. Hentikan pengambilan pasir yang berdampak Abrasi
5. Segera bentuk SPBUN di 6 kecamatan
6. Selesaikan masalah BBM Subsidi Mita
7. Tuntaskan kasus 3000 anak putus sekolah
8. Segera perbaiki pelabuhan penyeberangan di taman kota daruba dan Naikan harga komoditi lokal
9. Tuntaskan masalah kekerasan perempuan dan anak
10. Segera negerikan Universitas Pasifik Morotai
11. Kembalikan Hibah Akhir Studi Universitas Pasifik Morotai
12. Segera tuntaskan masalah pengembalian uang akhir studi Mahasiswa sejak tahun 2023-2025 di Universitas Pasifik
13. Hentikan MBG dan KOPDES
14. Segera realisasikan janji politik Bupati
Aksi refleksi ini dipusatkan di tiga titik Kota Daruba, yakni Tugu Bintang, Taman Kota, dan Tugu Pancasila. Kehadiran para mahasiswa ini menarik perhatian masyarakat sekitar yang sedang memeriahkan momentum hari kemerdekaan.
Sekretaris Distrik UNIPAS, Henli, dalam bobotan orasinya menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia yang ke-81 tahun seharusnya tidak hanya disikapi dengan seremonial semata. Ia melontarkan kritik pedas terhadap Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai yang dinilainya menutup mata terhadap berbagai persoalan mendasar rakyat.
“Di tengah gegempita dan kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 ini, ada persoalan serius yang dialami rakyat Morotai namun terus diabaikan oleh pemerintah daerah. 10 tuntutan yang kami bawa hari ini adalah jeritan nyata masyarakat yang belum terpenuhi,” ujar Henli saat berorasi di tengah massa.
Tak kalah bergelora, Kooridinator Distrik UNIPAS dengan lantang menyerukan konsistensi gerakan mahasiswa dalam mengawal aspirasi publik. Dari atas mimbar bebas, ia menegaskan bahwa Samurai Distrik UNIPAS akan terus berdiri di barisan terdepan bersama masyarakat untuk menagih janji dan komitmen pemerintah.
“Kami tidak akan tinggal diam melihat ketimpangan ini terus berlanjut! Jika 10 tuntutan rakyat Morotai ini terus diabaikan, maka semangat kemerdekaan yang dirayakan setiap tahun hanyalah panggung formalitas tanpa keadilan sosial yang nyata bagi seluruh masyarakat Morotai!” teriak Koordinator Distrik UNIPAS
dukungan dari barisan massa aksi.
Aksi yang berlangsung tertib namun penuh semangat ini dilanjutkan dengan orasi serta pembagian selembaran propaganda kepada warga yang melintas, sebagai bentuk edukasi politik dan dorongan agar pemda segera memberikan respons konkret.
