Berdasarkan salinan DPA yang diperoleh pada kegiatan pengadaan tersebut secara tegas tercantum spesifikasi Motor Grader dengan tenaga mesin (engine output) 130–145 HP. Sementara itu, berdasarkan hasil pengamatan di halaman Kantor Dinas PUPR Kabupaten Merangin, dua unit motor grader yang telah tiba diduga merupakan Hyundai HG170. Berdasarkan informasi dari sumber yang memahami spesifikasi alat berat, tipe tersebut memiliki tenaga mesin sekitar 177–178 HP, lebih besar dibanding spesifikasi yang tercantum dalam DPA.
Perubahan spesifikasi ini memicu pertanyaan besar dari berbagai kalangan terkait akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran daerah. Publik kini mendesak Dinas PUPR Merangin dan inspektorat setempat untuk memberikan klarifikasi resmi mengenai dasar hukum serta mekanisme teknis pengalihan anggaran tersebut.
Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada anggota DPRD Kabupaten Merangin dari Komisi III, Azren. Namun, legislator tersebut belum memberikan tanggapan terkait apakah perubahan anggaran bernilai fantastis ini sudah melalui persetujuan pihak legislatif atau tidak.






