
Jailolo, medianasional.id – Dalam rangka untuk mengurangi angka kenakalan remaja dan tingkat kriminalitas di lingkungan Sekolah, Polres Halmahera Barat melakukan terebosan baru dengan nama Satpolwakamlah (satuan Polisi Siswa Keamanan Sekolah), Rabu (06/08/2019).
Terobosan kreaktif baru yang di gagas Polres Halbar ini, telah dijalankan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tedeng Brigpol Hendrik Beno dengan melakukan pendekatan dan berkoordinasi dengan pihak Sekolah antara lain SMK Eklesia Akediri untuk membentuk Satpolwakamlah diwilayah tersebut.
Brigpol Hendrik Beno selaku Bhabinkamtibmas Desa Tedeng menuturkan bawasanya program Satpolwakamlah ini merupakan program untuk membantu pihak sekolah dalam menjaga keamanan untuk mengurangi angka kenakalan remaja dan tingkat kriminalitas.
“Program terobosan kreatif telah mendapat respon positif dan antusia dari siswa/siwi SMK Eklesia Aklediri, karena saat mereka sangat menginginkan untuk menjadi sosok Polisi, serta ingin membantu dalam mengemban Fungsi Kepolisian diluar sekolah pada setiap even Keagamaan dan kegiatan sosial lainnya,” Ucapnya.
Dari koordinasi Bhabinkamtibmas terhadap pihak Sekolah, telah terciptanya satu kesepakatan yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of understanding (MoU) antara Polres Halmahera Barat dan SMK Eklesia Akediri, yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah SMK Eklesia dan Kasat Binmas Iptu Jusman Husain selaku Pembina Fungsi, serta Bhabinkamtibmas Desa Tedeng Brigpol Hendrik Beno.
Selain itu, Kapolres Halbar Deny Heryanto selaku Pembina umum menyaksikan secara langsung penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) Sekolah SMK Eklesia Akediri dengan Polres Halbar.
Dari terobosan kreaktif perdana, Kapolres menambahkan bahwa ini merupakan satu-satunya sekolah yang pertama kali membentuk Satpolwakamlah dari seluruh jajaran Sekolah sekabupaten Halmahera Barat.
“Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan perekrutan dan pembinaan kepada Peserta yang terpilih dan akan dilantik bersamaan dengan Saka Bhayangkara pada momen menjelang HUT Proklamasi Republik Indonesia tahun 2019.” Pungkasnya.
Safrin
