SPKEP SPSI Gelar Konsolidasi Organisasi di Malut

Maluku Utara710 Dilihat
Suasan kegiatan berlangsung

Ternate medianasional.id – Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan. Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau di singkat SPKEP SPSI, menggelar konsolidasi organisasi antara unsur pimpinan pusat dan wilayah Maluku Utara bertempat di Lantai 5, ruang rapat kieraha 2 Muara Hotel Ternate, Rabu (30/9/2020).

Kegiatan tersebut dihari oleh unsur pimpinan pusat organisasi KSPSI bersama pimpinan daerah Maluku Utara dan juga pimpinan cabang di Halmahera Tengah, baik PUK dari PT IWIP, PT Weda Bay Nikel, PT Nusa Halmahera Mineral dan ANTAM.

Ketua bidang advokasi pimpinan pusat SPKEP SPSI, Saiful Anwar saat di konfrimasi media ini, ia menyampaikan bahwa rapat konsolidasi organisasi ini dalam rangka untuk meninggkatkan anggota di Maluku Utara. Dan tentunya mengajak teman teman serikat pekerja agar bagaimana mengemban di perusahan perusahan tambang di wilayah Maluku Utara untuk bisa membentuk serikat pekerja.

“Hari ini rapat konsolidasi Organisasi SPKEP SPSI bersama pimpinan pusat dan di daerah Maluku Utara, karena ini sudah menjadi tujuan pokok,” katanya.

Olehnya itu, dengan berbagai agenda konsolidasi, Saiful berharap pemerintah bisa mengakomudir teman-teman serikat pekerja dalam Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit provinsi maupun Kabupaten termasuk di dalamnya dengan pengupahan provinsi dan kabupaten.

Hal ini tentunya peran serikat pekerja di tingkat provinsi dan kabupaten merupakan wujud kongkritnya yang ada di LKS Tripartit maupun dewan pengupahan. Karena dewan pengupahan adalah perumuskan upah minimum.

Sementara hal-hal di luar upah itu lanjut dia, nantinya apabila ada kebijakan gubernur maupun bupati juga dengan harapannya para teman teman serikat pekerja bisa turut serta memberikan saran dan pertimbangan kepada gubernur maupun bupati dan walikota. Terkait dengan kebijakan ketenaga kerjaan melalui lembaga kerja sama tripartit kabupaten maupun provinsi. Karena perihal tersebut merupakan target SPKEP SPSI.

Dengan banyaknya anggota serikat buruh di wilayah Maluku Utara yang terdiri dari Anggota yang tergabung di PT IWIP sebanyak 4000 orang, PT Weda Bay Nikel 700, PT NHM 400, PT Aneka Tambang 300 orang dengan jumlah yang begitu besar, pihaknya juga berharap bisa mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/Kota yang termasuk di dalamnya tentang pembinaan terhadap serikat pekerja.

Lanjut dia, (red-mengakhiri) Setelah konsolidasi Organisasi SPKEP SPSI dilanjutkan dengan sosialisasi tentang penolakan Omnibus low Cipta Kerja.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses