
Senin, 1 January 2018
DENPASAR, redaksimedinas.com – Peristiwa Untuk kali kedua kebakaran terjadi di SPBU 5480149 yang beralamat di Jalan Gunung Batukaru, Monang maning, Denpasar Barat. Sementara peristiwa pertama baru saja terjadi pada tiga minggu yang lalu yang menyeret seorang korban luka bakar.
SPBU 5480149 milik Perusahaan PT.Sriani Jaya Migas yang dikelola Sriani ini terbakar pada hari Senin (01/01/2018) sekitar pukul 11.15 WITA.
Disaat warga masih menikmati perayaan Tahun Baru 2018, tentu saja musibah ini sontak membuat warga yang ada di lokasi terutama para pengendara roda dua yang tengah mengantri kaget dan lari tunggang langgang meninggalkan motornya.
Seperti yang diceritakan oleh Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) Iptu Aan Saputra R.A yang menirukan keterangan saksi Gede Ari Sutama (22 tahun) karyawan SPBU yang melihat ada uap. Tidak lama api menyembur keatas dari bawah lubang tangki.
“Jadi kejadiannya saat sedang mengisi bensin di mesin paling utara di lihat ada uap tidak lama api menyembur ke atas dari bawah lubang tangki,” jelasnya

Menurutnya, yang terbakar hanya satu unit mesin kecor bensin, 1 unit genset, dan 4 unit sepeda motor. Pihaknya membenarkan jika peristiwa terbakarnya di SPBU tersebut sudah kali kedua.
“Iya benar sudah dua kali,” katanya. Peristiwa pertama terjadi pada hari Minggu 10 Desember 2017 lalu.
Sementara keterangan saksi lainnya, pemilik sepeda motor atas nama Wayan Sukarta (43 tahun) yang beralamat di Jalan Penulisan, Denpasar mengaku dirinya tengah mengisi bensin. Namun tiba-tiba dari bawah mesin keluar api lanjut menyebar.
“Korban kena kakinya dan sudah ditangani,” terangnya. Atas peristiwa itu motor korban merk Vario Tekno nopol DK 6952 ST habis terbakar.
Selain menghanguskan sepeda motor korban, api juga melahap tiga unit kendaraan motor roda dua lainnya yang saat tengah antri dibelakang korban.
Api berhasil dipadamkan dalam waktu 30 menit dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran.
“Kita sudah amankan TKP dan memasang Police line, kita juga sudah meminta keterangan para saksi melakukan olah TKP dengan proses identivikasi dan kita rencana akan melakukan pemeriksaan forensik untuk mengetahui sumber api,” kata mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi ini.

Pihaknya juga telah membuat catatan khusus atas peristiwa tersebut dengan melakukan penyelidikan, apakah ada unsur keteledoran atau kelalaian dari pihak SPBU 5480149
“Pegawai yang kerja hari ini sudah kami amankan, saksi dan pemilik motor yang terbakar dan korban yang mengalami luka,” katanya.
Untuk kerugian atas peristiwa tersebut pihaknya belum dapat memberikan jawaban berapa kerugiannya. (tom’s)





