Universitas Warmadewa Edukasi Siswa SD tentang Perlindungan Diri dan Kewirausahaan Sederhana

Artikel, Bali1117 Dilihat

Denpasar, medianasional.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat FKIK Universitas Warmadewa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SD Negeri 13 Kesiman, Denpasar, pada 3 September 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Program Aku Jaga Aku: Kenali dan Jaga Tubuhku; Edukasi Kesehatan Reproduksi dalam Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Dasar.”

Kegiatan edukasi ini diikuti oleh 32 siswa kelas VI SD Negeri 13 Kesiman. Melalui kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pembelajaran mengenai pentingnya mengenali dan menjaga tubuh, memahami batasan diri, serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak nyaman atau tidak aman.

Edukasi kesehatan reproduksi sejak usia sekolah dasar menjadi salah satu upaya penting dalam membangun pemahaman anak mengenai perlindungan diri. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan pendekatan yang disesuaikan dengan usia peserta agar mudah dipahami dan diingat oleh siswa.

Melalui konsep “Aku Jaga Aku”, siswa diajak memahami bahwa tubuh mereka berharga dan perlu dihormati serta dijaga. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghargai tubuh sendiri maupun tubuh orang lain, serta mengenali situasi yang dapat membuat mereka merasa tidak nyaman.

Salah satu pesan utama yang disampaikan kepada siswa adalah tiga langkah sederhana, yaitu menolak, menjauh, dan bercerita. Anak-anak diajak untuk berani mengatakan tidak terhadap tindakan yang membuat mereka tidak nyaman, menjauh dari situasi yang tidak aman, serta segera menceritakan pengalaman tersebut kepada orang tua, guru, atau orang dewasa lain yang dipercaya.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu anak memahami bahwa mereka tidak perlu menghadapi situasi yang membuat takut atau tidak nyaman seorang diri. Keberanian untuk berbicara dan meminta bantuan menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak sejak dini.

Selain edukasi mengenai perlindungan diri, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini juga memberikan pengenalan mengenai konsep kewirausahaan sederhana. Sebanyak 32 siswa diajak memahami nilai-nilai dasar kewirausahaan, seperti kreativitas, kejujuran, tanggung jawab, serta pentingnya menghasilkan produk atau layanan yang bermanfaat bagi orang lain.

Materi kewirausahaan disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Anak-anak diperkenalkan pada proses dasar mulai dari menemukan ide, membuat produk sederhana, menawarkan produk dengan baik dan jujur, hingga belajar mengenal pengelolaan uang secara sederhana.

Untuk mengetahui pemahaman peserta, kegiatan dilengkapi dengan pelaksanaan pre-test dan post-test menggunakan pertanyaan sederhana dengan format benar dan salah. Evaluasi dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai pemahaman siswa sebelum dan setelah mengikuti kegiatan edukasi.

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan melibatkan partisipasi aktif para siswa. Pendekatan edukatif yang sederhana diharapkan dapat membuat pesan utama kegiatan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Warmadewa berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang semakin aman, peduli, dan ramah anak. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kapasitas anak dalam menjaga diri.

Pesan utama yang diharapkan selalu diingat oleh para siswa adalah: “Kenali Tubuhku, Jaga Diriku, Berani Berkata Tidak, dan Berani Bercerita.”

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses