Sehat Lingkungannya, Cermat Obatnya, Bijak Keuangannya: Tim Pengabdi FKIK Universitas Warmadewa Dampingi Guru TK Kumara Kusuma

Artikel, Bali1268 Dilihat

DENPASAR, medianasional.id – Tim pengabdi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di TK Kumara Kusuma, Denpasar Selatan. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas guru melalui tiga aspek yang saling berkaitan, yaitu kesehatan lingkungan sekolah, penggunaan obat secara rasional, dan literasi finansial.

Kegiatan bertajuk “PKM Peningkatan Kapasitas Guru dalam Kesehatan Lingkungan, Edukasi Penggunaan Obat, dan Literasi Finansial di TK Kumara Kusuma Denpasar Selatan” dikoordinasikan oleh Dr. Anak Agung Gede Indraningrat, S.Si., M.Sc., bersama apt. Made Dharmesti Wijaya, S.Farm., M.Sc. dan Ida Ayu Agung Idawati, S.E., MBA dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa. Program ini mendapat dukungan pendanaan melalui hibah PKM Dosen FKIK Universitas Warmadewa Tahun 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penjajakan pada 30 April 2026 untuk memetakan kondisi dan kebutuhan mitra. Hasil diskusi bersama pihak sekolah menunjukkan perlunya penguatan pada pengelolaan sampah organik, pemahaman mengenai penggunaan obat yang benar, fasilitas kesehatan sederhana, serta kemampuan guru dalam mengelola keuangan pribadi secara lebih terencana.

Kegiatan utama kemudian dilaksanakan pada 1 Mei 2026 dengan melibatkan guru-guru TK Kumara Kusuma. Pelaksanaan dibuat secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik sederhana agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memahami bagaimana menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari di sekolah.

Pada aspek kesehatan lingkungan, tim pengabdi FKIK memberikan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat serta pengelolaan sampah organik. Guru diperkenalkan pada pemilahan sampah dan pengolahan bahan organik secara sederhana, sehingga sampah yang dihasilkan dari aktivitas sekolah dapat mulai dikelola dengan lebih baik dan tidak hanya berakhir sebagai limbah.

Penerapan kegiatan tersebut turut didukung dengan penyediaan fasilitas seperti tempat sampah terpilah, composting bag, dan starter EM4 untuk komposting. Fasilitas ini diharapkan membantu mitra menerapkan pengelolaan sampah secara lebih teratur sekaligus menjadikan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran sederhana mengenai kepedulian terhadap lingkungan.

Selain lingkungan, guru juga memperoleh edukasi mengenai penggunaan obat secara rasional melalui pendekatan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat atau GEMA CERMAT. Materi yang diberikan mencakup pemilihan obat bebas yang tepat, cara penggunaan obat yang benar, penyimpanan obat, serta pembuangan obat secara aman agar guru memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menghadapi keluhan kesehatan ringan di lingkungan sekolah.

Untuk mendukung aspek tersebut, tim pengabdi FKIK juga memberikan kotak P3K dan perlengkapan kesehatan dasar kepada mitra. Bantuan ini diarahkan untuk memperkuat kesiapan sekolah dalam memberikan penanganan awal terhadap kondisi kesehatan ringan sekaligus memastikan pengetahuan yang diperoleh selama edukasi dapat diterapkan dengan fasilitas yang memadai.

Program PKM juga menyentuh aspek literasi finansial guru yang disampaikan oleh Ida Ayu Agung Idawati, S.E., MBA. Peserta memperoleh materi mengenai pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, penyusunan anggaran sederhana, serta perencanaan keuangan pribadi agar pengelolaan keuangan dapat dilakukan secara lebih terarah.

Guru juga diperkenalkan pada beberapa instrumen investasi dasar seperti tabungan berjangka, emas, dan reksa dana. Edukasi ini tidak diarahkan untuk mendorong peserta memilih produk tertentu, tetapi untuk membantu guru memahami dasar pengambilan keputusan finansial yang lebih bijak sesuai tujuan, kemampuan, dan kebutuhan masing-masing.

Setelah kegiatan utama, tim pengabdi FKIK Universitas Warmadewa melanjutkan pendampingan serta monitoring dan evaluasi hingga 27 Agustus 2026. Tahap ini dilakukan untuk melihat sejauh mana pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan diterapkan oleh mitra sekaligus memastikan fasilitas pendukung benar-benar dimanfaatkan dalam kegiatan sekolah.

Hasil pendampingan menunjukkan bahwa mitra telah mulai mengimplementasikan hasil pelatihan dan menggunakan fasilitas yang diberikan secara mandiri. Guru juga menunjukkan kemampuan untuk melanjutkan praktik pengelolaan lingkungan serta memanfaatkan pengetahuan mengenai penggunaan obat dan pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan tujuan monitoring yang sejak awal diarahkan pada penerapan hasil pelatihan.

Kepala TK Kumara Kusuma, Ni Putu Yulyaningsih, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan PKM dan dukungan yang diberikan oleh tim pengabdi FKIK Universitas Warmadewa. Pihak sekolah menilai kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan dan fasilitas yang bermanfaat serta berharap keterampilan yang diperoleh dapat terus diterapkan oleh guru dalam mendukung lingkungan sekolah yang lebih sehat.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdi FKIK Universitas Warmadewa berharap guru dapat semakin berperan sebagai penggerak perubahan di lingkungan sekolah. Integrasi antara kesehatan lingkungan, penggunaan obat secara cermat, dan literasi finansial diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas guru, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan bagi siswa, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses