Puluhan Mahasiswa Demonstrasi Tuntut Polres Merangin Tutup Aktifitas Tambang Emas Ilegal

Merangin293 Dilihat

Merangin, medianasional.id – Puluhan aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Merangin menggelar aksi demonstrasi di halaman Markas Kepolisian Resor Merangin, Rabu 18/06/2025.

Dalam aksi tersebut mahasiswa menuntut Kapolres Merangin agar menutup aktifitas pertambangan emas ilegal di wilayah dapil IV yakni kecamatan lembah masurai, jangkat timur, tiang pumpung, Muara Siau, kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Korlap orasi PMII cabang Merangin Afriansah meminta agar pihak Polres Merangin melakukan tindakan tegas terhadap praktek penambangan emas tanpa izin tanpa terkecuali, juga dengan para oknum yang diduga memback-up aktivitas yang merusak lingkungan tersebut.

Ketua Pengurus Cabang PMII cabang Merangin, Edi menyampaikan, bahwa mereka mendapat laporan dari masyarakat setempat dari tiga kecamatan di daerah yang turut terkena dampak, air tembesi sudah keruh tidak bisa di konsumsi lagi karena aliran sungai tembesi terdampak dari aktivitas penambangan emas liar tersebut.

“Aktivitas penambangan liar ini terbukti telah merusak lingkungan dan berdampak pada rusaknya habitat dan keseimbangan alam. Karena hari ini tidak ada kejelasan dari kapolres Merangin, Kamis kami akan mengadakan unjuk rasa jilid 2 besar besaran ke kantor polres Meragin,” pungkasnya.

Untuk itu dirinya meminta kepada pihak kepolisian agar bersikap profesional dalam menjalankan tugas dan menutup pertambangan liar ini tanpa pandang bulu.

Para mahsiswa PMII juga bersokan, “tukar tiga kapolsek yang berada di wilayah dapil IV, berserakan polisi penakut tidak berani tindak. Pernyataan kami mahasiswa PMII apa bila ada pihak yang memback-up harus diusut hingga ke akar-akarnya, termasuk itu jika pihak kepolisian. Jangan nodai instansi kepolisian dengan ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Mulyono mengatakan saat diwawancara bahwa aktivitas tambang bukan di dapil IV saja khususnya di kabupaten Merangin. “Bagi masyarakat yang mengetahuinya akan kita dengar, kerena pekerjaan tersebut adalah usaha melawan hukum, akan kita tindak,” jelasnya.

Kapolres Merangin yang diwakili oleh waka Polres didampingi Kasat reskrim Mulyono menjelaskan, bahwa Kapolres Merangin, AKBP Roni pimpinan Polres Merangin sedang berada di luar daerah dalam agenda dinas.

“Sebelumnya kami sampaikan bahwa bapak Kapolres, sedang dalam agenda kedinasan di luar daerah. Untuk itu, nanti kami akan sampaikan terkait aksi dan pernyataan sikap dari rekan rekan mahasiswa kepada pimpinan. Kita akan melakukan tindakan terhadap masalah ini dengan turut melibatkan pihak lainnya. Dan kita juga sangat berharap dengan kerjasama seluruh pihak, terutama rekan rekan mahasiswa,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses