
Makian, medianasional.id – Peristiwa aneh menggegerkan seluruh masyarakat Makian akibat tiba-tiba ikan dengan berbagai jenis terdampar dan mati di pesisir pantai tepanya di Sejumlah Desa, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Sesuai keterangan dari pihak setempat kepada media ini melalui Vhia Watshap dan Mesengger Facebook, Rossy bahwa terdapat kejadian aneh baik Desa Suma, Desa Ploly dan Desa yang berada di Kecamatan Pulau Makian, Senin (24/2/2020).
Rossy pun menjelaskan bahwa tepatnya di hari jumat tanggal 15 februari ketika berangkat dari Pelabuhan Fery Makin menuju Bacan, ia menyaksikan kondisi laut berubah warna kemerahan dan bahkan ikan pun ikut mati di perairan dan terdampar di pesisir pantai pada saat itu, bahkan ketika KMP Lompa menyebrangi menuju Pulau Kayoa terdapat Kapal Besar yang melintasi perairan laut antara Pulau Kayoa menuju Utara Makian Pulau.
Selain itu, Dade yang merupakan salah satu masyarakat dari Desa Sangapati juga menjelaskan sejak pagi tadi sekitar pukul 08.00 wit. Masyarakat pulau Makian dihebohkan dengan peristiwa aneh, dalam hal ini di pantai Poate dan sangapati terdapat ikan yang mati berjenis ikan dasar yang terdampar di pesisir pantai, dan air laut pun kabur seperti air lumpur.

Ia, menyampaikan saat ini masyarakat sekitar panik atas kejadian tersebut, bahkan ada yang mengaitkan peristiwa ini persis seperti gambaran gempa/tsunami Aceh yang sebelumnya diterpa fenomena seperti terjadi di Pulau Makian.
Sementara, Hasib warga sangapati pun membenarkan peristiwa aneh yang terjadi di Kecamatan Pulau Makian saat dikonfrimasi media ini.
Dia bahkan menpenjelasan hal yang sama atas informasi dari sumber diatas, diman peristiwa aneh ini mengakibatkan masyarakat panik dengan kematian Ratusan ikan yang tidak diketahui apa sebabnya.
“Sampai sejauh ini, saya sedang berusaha berkordinasi dengan pihak Kecamatan dan Polsek Kecamatan agar menenangkan masyarakat dan menyelidiki apa pengaruh sehingga air laut yang kabur dan ikan mati dimana-mana,” katanya.
Akibat tidak ada kejelasan dari pihak terkait tentang fenomena ini, Ia berharap hal ini menjadi perhatian khusus buat masyarakat secara kolektif.
“Semoga ada tim peneliti khusus dari ahli becana alam untuk segera mengambil inisiatif turun ke TKP agar meninjau dan memberikan keterangan penyebab dari peristiwa ini, sehingga tidak terjadi kepanikan Berlarut-Larut,” Ungkapnya, (As)
