Peran Posal Waisai Sangat Strategis untuk Menjaga Keamanan Laut Raja Ampat 

Papua Barat Daya1058 Dilihat

Papua Barat Daya, medianasional.id – Selain Polairud, peran Pos TNI AL (Posal) Waisai Kodaeral XIV Sorong sangat strategis untuk menjaga keamanan laut Raja Ampat. Untuk itu Pemda setempat layak untuk memberi dukungan yang lebih nyata agar patroli, penegakan hukum, dan perlindungan ekosistem laut bisa berjalan lebih efektif.

Mengapa strategis karena Raja Ampat adalah wilayah kepulauan yang sangat luas, sensitif, dan rawan ancaman keamanan sosial maupun lingkungan, sementara Posal Waisai menjadi salah satu titik penting penjagaan laut di ibu kota kabupaten.

Dari kajian DPR RI juga menyebut Posal di Waisai masih perlu peningkatan kapasitas dan kapabilitas agar pengamanan laut dapat menjangkau wilayah yang lebih luas. Ini sejalan dengan penegasan Polri pada 2026 bahwa pengawasan laut Raja Ampat perlu diperkuat karena wilayahnya luas dan kompleks.

Ancaman utama bukan hanya pelanggaran batas atau lalu lintas laut ilegal, tetapi juga bom ikan dan praktik perikanan merusak yang mengancam terumbu karang Raja Ampat. DPR RI menekankan bahwa Raja Ampat rentan terhadap keamanan sosial dan lingkungan karena nilai strategisnya, potensi investasinya, dan tekanan terhadap sumber daya alam serta ruang hidup masyarakat adat.

Karena itu, keberadaan Posal Waisai bukan sekadar simbol keamanan, melainkan bagian dari perlindungan aset daerah dan kedaulatan wilayah.

Pemda Raja Ampat bisa memperkuat Posal Waisai lewat dukungan anggaran operasional, fasilitas sandar dan patroli, BBM, komunikasi, serta koordinasi lintas instansi dengan Polairud, tokoh adat, dan pemerintah distrik. Dukungan juga penting untuk patroli gabungan agar penindakan terhadap bom ikan dan aktivitas ilegal lebih cepat dan konsisten.

Selain itu, koordinasi dengan Pemda akan membantu memastikan pengawasan laut sejalan dengan agenda pariwisata dan konservasi yang menjadi kepentingan utama Raja Ampat.

Pewarta : Zainal La Adala (Koordinator Wilayah Indonesia Timur)

Editor : Zainal La Adala

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses