Pemkab Raja Ampat Bangga Sanggar Seni Mbilin Kayam Raih Medali Emas AAF 2025 di Singapura

Papua Barat Daya265 Dilihat

Raja Ampat, medianasional.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat bangga dengan Sanggar Seni Mbilin Kayam Raja Ampat binaan PT Gag Nikel yang berkolaborasi dengan Sanggar Pilar Budaya Jakarta yang sukses meraih medali emas di ajang Asia Arts Festival (AAF) 2025 di Singapura belum lama ini.

“Pemkab Raja Ampat bangga dan menyampaikan  apresiasi kepada Sanggar Seni Mbilin Kayam Raja Ampat yang telah sukses meraih medali emas di ajang Asia Arts Festival (AAF) 2025 pada 20 Juli 2025, di Singapura. Ucapan terimakasih juga kepada PT. Gag Nikel yang telah membina dan sponsori Sanggar Seni Budaya Mbilin Kayam hingga sukses meraih trofi juara di ajang internasional,”ujar Kepala dinas Pariwisata Raja Ampat, Ellen Risamasu kepada media ini, di Waisai ibukota Kabupaten Raja Ampat, Senin (21/7/2025) pukul 15:00 waktu setempat. 

Menurutnya, bahwa Sanggar Mbilin Kayam telah berhasil menarik perhatian dunia dengan menampilkan seni dan budaya khas Raja Ampat, Papua Barat Daya.Festival tersebut digelar di Kreta Ayer People’s Theatre dan diikuti puluhan delegasi dari berbagai negara Asia. Ajang ini sudah eksis selama 12 tahun sebagai Festival budaya bergengsi.

Bangganya lagi peserta Raja Ampat, Papua Barat Daya yang mewakili Indonesia juga dinobatkan sebagai penampil terbaik dengan kategori best performance dengan nilai skor 95,5 poin.Tarian bertema Mutiara Raja Ampat dipilih untuk mewakili kisah alam dan budaya Papua Barat Daya. Gerakan para penari menceritakan keindahan laut, hutan, dan kehidupan masyarakat adat.

Dijelaskan Ellen, sebanyak 50 penari ambil bagian di panggung, termasuk 35 penari dari Pilar Budaya Jakarta. Penampilan mereka dikombinasikan dengan musik tradisional Raja Ampat, Papua Barat Daya yang unik,menarik untuk ditonton dan didengar.

Hal ini membuktikan bahwa Raja Ampat, Papua Barat Daya mampu tampil di kanca internasional dan berhasil meraih trofi juara terbaik diantara peserta internasional lainnya.

Lanjut Ellen, untuk itu, Pemkab Raja Ampat melalui Dinas Pariwisata akan mengembangkan Sanggar Seni Budaya di Raja Ampat. Tujuan pengembangan sanggar seni budaya adalah untuk melestarikan, mengembangkan, dan memajukan seni dan budaya, serta memberikan wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan diri dalam bidang seni.

“Sanggar seni juga berfungsi sebagai tempat pembinaan dan pelatihan bagi para seniman, serta menjaga keberlangsungan seni dan budaya tradisional Raja Ampat, Papua Barat Daya,” pungkasnya.

Pewarta : Zainal La Adala

Editor : Zainal La Adala

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses