Pemkab Buteng Kunker di Mastim

Sulawesi503 Dilihat

Buton Tengah, medianasional.id – Pemerintah kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) melaksanakan Kunjungan kerja (Kunker) di kecamatan Mawasangka Timur (Mastim).Kunker Pemkab Buteng kali ini dipimpin Sekretaris daerah (Sekda) Buteng, Konstantinus Bukide didampingi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Buteng, dan disambut langsung Camat Mastim, Fitri Aisa Syam beserta jajarannya, serta didampingi Forkopimcam, di areal pasar lama, desa Lasori, Mastim, Buteng, Sulawesi Tenggara, samping Masjid Dabut TaQwa, Rabu (28/12/2022) siang.

Disela kegiatan dimaksud, Camat Mastim Fitri Aisa Syam menyampaikan ucapan terimakasih atas kesempatan Pj Bupati Buteng Muhammad Yusup yang diwakili Sekda untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Mawasangaka Timur.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada Pj Bupati, kemarin sudah meluangkan waktu untuk melihat kondisi wilayah kita, yang beberapa hari lalu terdampak cuaca ekstrim, yaitu ombak besar dan angin kencang,” kata Camat.

Menurutnya, jembatan yang terletak di desa Lasori yang rusak 4 (empat) hari lalu, dan satu-satunya jalan penghubung di desa Wambuloli juga rusak akibat cuaca ekstrim sudah di tinjau dan sudah mendapat respon dari Pemkab Buteng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Mohon kiranya kita bersabar, karena APBD Buteng bukan hanya untuk kecamatan Mastim, jadi patut untuk dimaklumi,” kata Camat.

Sementara Sekda Buteng dalam sambutannya menyampaikan ucapan permohonan maaf kepada warga kecamatan Mastim atas ketidak hadiran Pj Bupati Buteng karena faktor kesehatan.

“Pada hari ini merupakan Kunker kami yang insya Allah menyerap aspirasi Masyarakat Mastim. Setelah kemarin kami melakukan kunjungan lapangan, melihat beberapa titik lokasi musibah di Mastim,” tutur Sekda.

Tak lupa Pj Bupati melalui Sekda mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Mastim sehingga dapat bersilaturahmi, saling menguatkan dalam menata kemajuan daerah Buteng.

Dikatakannya, Buteng memiliki potensi yang sangat luar biasa, baik destinasi wisata Goa diantaranya Laumehe, potensi perikanan, potensi wisata pantai dan danau pasi bungi serta masih banyak lagi potensi lainnya. Sudah selayaknya potensi Buteng untuk kesejahteraan masyarakatnya.

“Kehadiran saya bersama OPD, untuk merekam dan memastikan usulan bapak, ibu sekalian dapat terpenuhi secara bertahap di tahun mendatang, tenrunya disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Buteng yang masih sangat rendah, serta harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tutur Sekda.

Lanjutnya, ada beberapa hal yang perlu Pemkab Buteng sampaikan, diantaranya Pemerintah daerah akan senantiasa berkolaborasi dengan masyarakat dalam mencapai tujuan pemekaran daerah. Maka Pemkab meminta pihak kecamatan sampai desa harus mendengar dan menyampaikan aspirasi untuk dipenuhi secara bertahap.

Dijelaskan Sekda, terkait musibah yang terjadi di Mastim, Pemerintah daerah segera mengeluarkan status darurat bencana, dan meminta instansi terkait segera melakukan pengkajian srcara cepat dan tepat terhadap lokasi bencana atas kerusakan sumberdaya yang ada untuk dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi. Serta melakukan pengusulan program ke pusat, agar alokasi anggaran terkait dampak yang disampaikan dari tahun sebelumnya belum tertangani, dapat secara bertahap diselesaikan.

“Terkait sumber dana penanggulangan Bencana yang berskla besar, akan diupayakan melalui bantuan atau anggaran tak terduga Pemerintah daerah. Untuk kerusakan ringan Pemkab Buteng berharap dapat dibantu melalui penganggaran Dana Desa di tiap Kecamatan,” ungkap Sekda saat membacakan sambutan Pj Bupati Buteng.

“Melalui kunjungan kali ini, ada beberapa bantuan yang akan kami serahkan bantuan kepada masyarakat Mastim penyandang disabilitas sebanyak 598 (lima ratus sembilan puluh delapan) orang, dengan besaran Rp.730.000 (tujuh ratus tiga puluh ribu rupiah) dari Pemerintah,” beber Sekda.

Ia berujar, di tahun 2023 nanti, Pemkab Buteng akan menggelontorkan anggaran disejumlah bidang, diantaranya, dibidang kesehatan anggaran sebesar Rp.629.000.000 (enam ratus dua puluh sembilan juta rupiah) untuk rehabilitasi Pustu Bungi dan penyediaan alat kesehatan Puskesmas.

Untuk infrastruktur dialokasikan anggaran sebesar Rp. 5,3 Milyar guna pengaspalan jalan menuju lokasi wisata dan pembangunan septik tank komunal.

Dibidang perumahan, Sekda menyebut terdapat alokasi anggaran berjumlah 560. 000.000 (lima ratus enam puluh juta rupiah) guna penataan sejumlah TPU, pagar TPU serta jalan lingkungan.

“Terus dukung Pemetintah, dengan memberikan masukan yang konstuktif. Semoga apa yang ide dan saran bapak, ibu dapat bermanfaat dan dijadikan sebagai masukan bagi Pemkab Buteng dalam pengambilan kebijakan, pengembangan masyarakat Mastim,”tandas Sekda mengakhiri sambutan Pj Bupati.

Usai sambutan, Sekda didampingi sejumlah pimpinan OPD menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada warga Mastim, Buteng, Sulawesi Tenggara. Sayangnya “Diskusi Pembangunan Kecamatan Mawasangka Timur” batal dilaksanakan karena sesuatu hal, padahal antusias warga Mastim mengharapkan diskusi dimaksud. (Zainal La Adala/medianasional.id)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses