
Foto: Pekerjaan Rehab Total Kelurahan Kebagusan Pasar Minggu Molor
Jakarta, Medianasional.id-Pekerjaan Rehab Total Kantor Kelurahan Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan tidak selesai sesuai kontrak. Anehnya sudah difungsikan seperti biasa meskipun dalam kondisi berantakan.
Lantaran demikian, pegawai ASN ataupun Non ASN yang berkantor disana merasa tidak nyaman saat bekerja.
Demikian pula warga yang datang merasakan hal yang sama, bahkan heran, kenapa juga sudah dibuka untuk perkantoran yang terkesan dipaksakan?
Seorang dari pegawai ASN yang tidak berkenan namanya disebutkan, mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, pembukaan kantor terkesan dipaksakan.
“Penggunaan kantor ini seperti dipaksakan. Bisa dilihat kan masih berantakan, belum layaklah digunakan sebagai kantor melayani warga,” katanya.

Bukan satu dua pegawai yang mengeluhkan, tapi mayoritas merasa tidak nyaman.
Sebelumnya diberitakan, pekerjaan Rehab Total Kelurahan Kebagusan Pasar Minggu Jakarta Selatan tidak selesai sesuai kontrak, dan diberikan Addendum oleh PPK Martin.
Namun selaku Kepala Bagian Tata Pemerintahan Administrasi Jakarta Selatan, sekaligus sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), Martin tidak bisa menjelaskan alasan pemberian Addendum, dan berapa hari penyedia diberikan perpanjangan waktu oleh Martin.
Perihal penggunaan Kantor Kelurahan Kebagusan sudah difungsikan dalam kondisi tidak layak, dikonfirmasi kepada Seko Jakarta Selatan.
Berita terkait: https://www.medianasional.id/beraroma-kkn-walikota-diminta-mengkaji-tindakan-kabag-tapem-jaksel-martin-sunardi/
Namun, Seko administrasi Jakarta Selatan, Aldo belum berikan klarifikasi, sama seperti Martin, yang tidak berkenan berikan alasan atas penggunaan Kantor Kelurahan Kebagusan yang seperti dipaksakan.






