Pantai WTC Ikon Raja Ampat Tak Terawat Terkesan Terabaikan

Papua Barat Daya812 Dilihat

Raja Ampat, medianasional.id – Terabaikan mungkin itu kata yang tepat, saat melihat keadaan pantai Waisai Torang Cinta (WTC) yang  merupakan salah satu ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya akan tetapi tak terawat. 

Hal itu diungkap salah satu tokoh pemuda Raja Ampat yang enggan namanya dipublikasikan kepada media ini, melalui via telephon seluler, Rabu (21/8/2024) pagi.

Menurutnya, pantai WTC berada tepat di jantung Ibukota Kabupaten Raja Ampat, dan dunia mengetahuinya, bahwa Raja Ampat merupakan daerah destinasi pariwisata dunia

Tentunya milyaran rupiah anggaran yang diglontorkan untuk pembangunan infrastruktur pantai WTC yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Namun, ironisnya pantai WTC tampak diabaikan tak terurus sebagaimana mestinya.

“Rumput yang tinggi, sampah yang berserakan sarana prasarana pendukung seperti toilet dan air bersih tak tersedia disalah satu objek wisata pantai WTC Raja Ampat,” ujar tokoh pemuda Raja Ampat yang dikenal sebagai pemerhati lingkungan, dan pembangunan.

Dikatakannya, mungkin warga Raja Ampat masih mengingatnya ketika event pariwisata nasional yang dikenal dengan “Sail Raja Ampat” digelar di pantai WTC pada tahun 2014 sudah barang tentu jumlah Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dikucurkan milyaran rupiah untuk pembangunannya.

“Menurut saya Pemerintah daerah Raja Ampat melalui dinas dinas teknisnya harusnya bisa menjaga, dan memelihara dengan baik pantai WTC, dari barbagai aspek, diantaranya kebersihannnya, keamananan aset dan bisa menyediakan sarana dan prasarana pendukung lainnya, dan jangan dibiarkan rusak tak terawat. Jangan terkesan hanya dibiarkan begitu saja. Ada even baru laksanakan bersih-bersih dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Pria yang tak ingin namanya disebut juga menambahkan, bahwa pantai WTC saat ini dijadikan tempat beraktivitas bagi masyarakat kabupaten Raja Ampat. Mulai dari aktivitas olahraga, komunitas anak-anak muda Raja Ampat, maupun aktivitas berenang di sore hari, dan menjadi tujuan kunjungan wisatawan lokal maupun internasional.

Selain dinikmati oleh masyarakat daerah setempat. Pantai WTC sering dikunjungi Wisatawan lokal maupun manca negara, dan sering digunakan oleh pemerintah setempat untuk berbagai kegiatan seperti upacara kemerdekaan maupun berbagai festival yang diselenggarakan di ibukota kabupaten Raja Ampat.

“Jangan buat malu daerah kita Raja Ampat yang namanya sudah mendunia, tapi ngurus pantai WTC saja tidak becus. Untuk itu saya sebagai masyarakat Raja Ampat meminta kepada Pemerintah daerah untuk segera melakukan pembenahan di areal pantai WTC,” tegasnya.

Berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah daerah Kabupaten Raja Ampat.

Tim Liputan medianasional.id

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses