Papua Barat Daya, medianasional.id –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat perlu memberi perhatian pada wartawan yang bertugas di Raja Ampat, terutama pada aspek kesejahteraan dan kerja sama media, karena peran pers dinilai penting dalam mengawal pembangunan daerah.
Diketahui Sekda Raja Ampat,Yusuf Salim tahun sebelumnya 2025 juga pernah menegaskan agar Diskominfo daerah setempat mengakomodir awak media untuk kontrak kerja sama, khususnya media yang selama ini bertugas di Raja Ampat dan berkontribusi bagi pembangunan.
Bahkan Bupati Orideko Iriano Burdam, dan Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan pernah melakukan coffee morning dengan para awak media di aula Wayag tahun 2025 dan menuturkan hal senada akan memberikan perhatian dan mengakomodir awak media untuk kontrak kerja sama, khususnya media yang selama ini bertugas di Raja Ampat dan berkontribusi bagi pembangunan.
Namun anehnya sampai sampai saat ini hal tersebut belum terealisasi, kenapa dan ada apa???.
Seharusnya kesejahteraan wartawan perlu dipikirkan dalam bentuk dukungan yang jelas, adil, dan berkelanjutan agar kerja jurnalistik di daerah bisa berjalan baik.
Kerja sama media sebaiknya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi masuk dalam program prioritas karena media membantu menyampaikan informasi publik dan kritik yang membangun.
Media menjadi sarana penghubung utama antara pemerintah dan masyarakat, sehingga dukungan yang layak akan membantu kerja jurnalistik tetap profesional.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan pers dari pihak Pemkab Raja Ampat.
Pewarta : Zainal La Adala (Koordinator Wilayah Indonesia Timur)
Editor : Zainal La Adala






