Menjelang Festival Morotai, Pedagang Barito CBD Keluhkan Pendapatan Turun Drastis.|Penting di Baca

Oleh: Medianasional.id

Maluku Utara40 Dilihat
Pasar Moderen CBD kabupaten Pulau Morotai | Foto Source |MD

 

MOROTAI | medianasional.id — Pelaksanaan festival Morofest yang berlangsung selama dua hari di kabupaten pulau morotai provinsi maluku utara, belum memberikan dampak ekonomi yang diharapkan bagi pedagang barito yang berada di pasar moderen yang terletak di CBD.

salah seorang pedagang kecil  Norma diki ketika di temui medianasional.id Ia mengaku pendapatannya menurun drastis karena berkurangnya pembeli selama kegiatan berlangsung.

Norma mengatakan, sebelum menjelang festival Morofest pendapatan dari hasil penjualan dagangannya bisa mencapai Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per hari. Namun, selama festival berlangsung, pendapatannya justru menurun hingga sekitar Rp15 ribu sehari.

“Biasanya tonk pe jualan satu hari bisa Rp300 ribu sampai Rp400 ribu. Sekarang susah, pendapatan satuhari pas ini cuman 15 ribu,” ungkap Norma saat diwawancarai, Selasa (27/10/2026)

Ia menjelaskan, penurunan pendapatan tersebut terjadi karena jumlah pengunjung yang datang  berbelanja berjualan berkurang. Padahal, sebelum festival, pembeli cukup ramai sehingga dagangannya dapat terjual lebih banyak.

Norma menjual berbagai kebutuhan pangan, seperti cabai, tomat, kasbi atau singkong, dan pisang, Untuk memenuhi kebutuhan pembeli, ia telah menyediakan stok barang dagangan. Namun, berkurangnya pembeli membuat penjualan selama dua hari festival tidak sesuai harapan.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pedagang kecil yang mengandalkan hasil penjualan harian untuk memenuhi kebutuhan hidup. Meski festival digelar sebagai sebuah kegiatan keramaian, Norma mengaku belum merasakan peningkatan pendapatan dari kegiatan tersebut.

Ia berharap pemerintah memberikan perhatian kepada pedagang kecil agar pelaksanaan festival juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat yang berjualan.

“Harapan kami, kalau ada kegiatan seperti ini, masyarakat juga bisa datang dan berbelanja. Kalau ada barang yang dijual, tolong dibeli supaya torang juga bisa mendapatkan penghasilan,” harapnya.

Norma berharap kedepan pemerintah dapat memperhatikan keberadaan pedagang kecil dalam setiap pelaksanaan kegiatan daerah. Dengan begitu, festival tidak hanya menjadi pusat keramaian, tetapi juga mampu membuka peluang transaksi dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses