Kondisi Memprihatinkan, Proyek Taman Kota Bangko Senilai Rp3 Miliar Tuai Kritik Warga

Merangin939 Dilihat
MERANGIN, medianasional.id – Proyek pembangunan Taman Kota Bangko yang terletak di samping Kantor Polres Merangin, Kabupaten Merangin, Jambi, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Fasilitas publik yang menelan anggaran fantastis sebesar Rp3 miliar tersebut dilaporkan mengalami kerusakan di sejumlah titik, padahal usia pembangunannya tergolong masih baru.
.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ruang terbuka hijau ini sebenarnya menjadi magnet hiburan bagi warga lokal maupun pengendara yang melintas. Setiap malam, area taman selalu dipadati pengunjung, terutama kalangan keluarga. Namun, kenyamanan warga terganggu akibat minimnya pemeliharaan dari instansi terkait.
.
Kerusakan paling mencolok terlihat pada fasilitas jam taman ikonik yang mati total dan mandek di angka 11.00. Selain itu, seluruh lampu penerangan taman juga padam, sehingga membuat kawasan tersebut gelap saat malam hari.
.
Seorang pengunjung asal Kabupaten Muara Bungo mengeluhkan minimnya fasilitas penunjang di lokasi strategis tersebut. Menurutnya, pembiaran fasilitas yang rusak seperti lampu dan jam taman membuat estetika kota menjadi buruk.
.
“Lokasinya sangat strategis di pinggir jalan lintas. Namun sangat disayangkan, suasananya gelap karena lampu taman mati semua. Jam besarnya juga mati, padahal baru jam 8 malam tapi jarumnya mandek di jam 11,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
.
Di sisi lain, warga juga menyoroti lemahnya manajemen tata kelola dan visi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin dalam memaksimalkan potensi taman. Pemkab didesak segera merumuskan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) untuk menata para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner di sekitar area taman.
.
Langkah optimalisasi dan pengawasan ketat ini dinilai berpotensi besar membuka lapangan kerja baru sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin.
.
Hingga saat ini, masyarakat mendesak Pemkab Merangin melalui dinas terkait untuk segera turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh. Warga berharap pemerintah memiliki ketegasan dalam mengelola aset daerah agar anggaran miliaran rupiah tersebut tidak terbuang sia-sia.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses