Ketua IFAS Menilai Pemkab Haltim Gagal Membangun Destinasi Wisata

Maluku Utara339 Dilihat
Ketua IFAS Haltim Ismit A Hatari

Maba, medianasional.id – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Institut Fayfiye Spasial (Ifas) menilai Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur telah gagal membangun destinasi pariwisata, yang mana instansi terkait tidak konsisten dan fokus membangun icon-icon pariwisata.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua IFAS Haltim Ismit A Hatari tepatnya di pondopo jiko mobon, Desa soagimalaha kec Kota Maba, Minggu (24/3/2019).

” Tahun 2018 kemarin Pemkab telah  membangun tiga destinasi wisata terpadu meliputi pembangunan fasilitas pariwisata di pulau plun, taman Nasional Aketajawe dan Jara-Jara dengan kucuran anggaran sebesar Rp 3 miliar lebih. Namun, hingga saat ini progresnya tidak diketahui sudah sejauh mana.”Ini pertanda perencanaan pembangunan pariwisata di Haltim amburadul,” ungkapnya.

Ismit juga menegaskan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan icon pariwisata pada tiga destinasi tersebut cukup besar, tetapi progresnya tidak sebanding dengan anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) 2018. Seharus Pemkab punya komitmen mendorong pariwisata bukan hanya sekedar mengkonsepkan tapi tidak punya manfaat.

Sementara itu, menurut Ismit pada saat dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) di tingkat kabupaten kemarin, terungkap di tahun 2020 mendatang Pemda akan hanya memfokuskan Jara-Jara sebagai pariwisata terpadu. Padahal, akses jalan untuk menuju Jara-Jara cukup sulit karena hanya bisa dilalui menggunakan kapal laut. Bahkan rencanaan Pemda Haltim seperti ini sudah pasti akan gagal lagi, karena tidak mungkin wisatawan akan mengunjungi Jara-Jara dengan pertimbangan akses jalan yang sulit.

” Pemda seharusnya lebih fokus membangun icon pariwisata di wilayah pusat pemerintahan Haltim sehingga mudah dijangkau oleh wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal,” Pintanya (Red)

Reporter : Samsul
Editor      : Safrin

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses