
Medianasional.id
Ternate – Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, gaji tenaga guru honorer di tingkat SMA/SMK di 10 Kabupaten/Kota yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara kembali tak di bayar tanpa ada alasan.
hal ini disampaikan oleh sejumlah tenaga guru honorer yang enggan disebutkan namanya kepada media ini, Jumat (5/11/2021).
“Sebenarnya saat pengiriman gaji melalui rekening seharusnya 6 bulan dari bulan juni sampai dengan bulan november 2021, namun yang dibayar hanya 1 bulan, yakni bulan juni dan ini menjadi pertanyaan kami, terus 6 bulan lainnya di mana,” katanya.
“Apalagi masalahnya sehingga gaji kami selama 5 bulan belum di bayar,”lanjut dia.
Sementara gaji yang diterima seharusnya 9000.000 namun yang diterima para guru honorer hanya 1.500.000
Olehnya itu, para guru memohon dan memiliki harapan agar para pimpinan bisa melihat dan merasakan kondisi yang di alami, apalagi saat ini di masa pandemi covid-19.
Tak hanya itu, meski kewajiban telah di penuhi dan para guru honorer telah menjalankan tugas sesuai dengan Surat Keputusan (SK) dari pemerintah, namun masih saja hak tenaga guru honorer yang seharusnya di diberikan malah di tunda tunda hingga pembayaran tidak sesuai dengan harapan para guru honorer.
Sementara hingga berita ini di publish, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara Imam Makhdy Hassan saat di hubungi media ini melalui vhia whatshap maupun vhia seluler masih tidak aktif atau berada di luar jangkauan.
