Jalan Lintas Nasional Merangin Kerinci Bukit Tiung Ditinjau Kembali Tim Balai Provinsi Jambi

Merangin415 Dilihat

Merangin, medianasional.id – Jalan Lintas bangko Kerinci tepatnya di bukit tiung kembali dilanda keretakan serius memicu kekhawatiran keselamatan pengguna jalan. Kejadian ini terjadi di Jalan Poros Nasional bangko Kerinci tepatnya di tikungan bukit tiung merangin, (15/4/25).

Lokasi ini sebelumnya mengalami bencana alam berupa bahu jalan dan tebing longsor pada pertengahan tahun 2023, yang mengakibatkan pembatasan kendaraan hanya untuk roda dua dan roda empat kecil, dengan sistem arus buka-tutup dari kedua arah.

Diduga, kondisi jalan yang kembali bermasalah ini disebabkan oleh curah hujan tinggi selama sebulan terakhir, yang merusak struktur tanah di sekitar jalan. Kemungkinan besar, irigasi di kawasan bukit tiung tidak lancar ada yang tersumbat.

Menanggapi situasi ini, wakil bupati merangin kafid muein Selasa 15 April 2025, didampingi oleh kadis PUPR merangin Zulhifni,dan tim dari balai propinsi jambi langsung turun tangan memeriksa keretakan tersebut.

Wakil bupati merangin beserta dengan Forkompinda dan instansi terkait untuk melakukan asistensi dan langkah-langkah antisipatif terhadap dampak yang mungkin timbul.

Tindakan preventif ini diambil sebagai langkah proaktif dalam menjaga keselamatan dan keamanan para pengguna jalan. Mengurangi risiko kecelakaan serta kerugian materi dan manusia akibat kondisi jalan yang tidak aman. Menjaga keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

Tentunya untuk pengguna jalan agar berhati-hati dan waspada saat melintas di jalan lintas Bukit tiung kurangi kecepatan kendaraan dan patuhi rambu-rambu lalu lintas. Hindari penggunaan kendaraan besar yang melebihi kapasitas muatan.

Sementara Ef salah satu pejabat Dinas PUPR kabupaten merangin memberikan tanggapan Terkait jalan yang retak tersebut dikarenakan irigasi/got aliran air hujan tidak lanca diperkirakan ada yang tersumbat, namun langkah untuk menangani keretakan tersebut akan dilakukan pembenahan irigasi di kawasan tersebut.

“Untuk penanganan retakan buaya akibat dari curah hujan yang tinggi dan jangan sampai amblas sementara dilakukan penambalan pembenahan,untuk tindak lanjut penanganan yang lebih komprehensif masih sedang dirapatkan oleh para pimpinan,” beber Ef.(mdy)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses