Raja Ampat, medianasional.id – Paska diterpa isu pertambangan nikel, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat berjibaku lakukan sosialisasi dan edukasi untuk menggenjot kunjungan wisatawan di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau kepada wartawan, usai silaturahmi dengan Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, di kantor Bupati Raja Ampat, di Waisai ibukota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Rabu (2/7/2025) pukul 13.00 waktu setempat.
“Urusan tambang sudah selesai, bapak Presiden sudah mencabut IUP beberapa perusahaan tambang di Raja Ampat. Tugas Pemprov PBD dan Pemkab Raja Ampat kembali menggenjot kunjungan wisatawan di Raja Ampat, Papua Barat Daya,” ujar Wagub, usai memenuhi undangan untuk membuka acara Youth Camp 2025 dari Gereja Pantekosta.
Dikatakannya, Pemprov PBD dan Pemkab Raja Ampat ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat luas. Bahwa Raja Ampat masih seperti yang dulu, alamnya masih tetap indah, cantik dan tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berwisata alam di Raja Ampat.
Untuk itu tugas Pemprov dan Pemkab kembali menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas, tujuannya agar kunjungan wisatawan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Barangkali ada yang terpengaruh dengan pemberitaan beberapa waktu yang lalu, bahwa Raja Ampat ini lingkungannya sudah rusak.Kita ingin mengembalikan kunjungan wisatawan itu dengan memberikan informasi yang terukur, dan benar supaya wisatawan bisa kembali berkunjung,” terang Wagub.
Menurutnya, masyarakat Raja Ampat sudah siap menerima kembali wisatawan.Walaupun beberapa waktu lalu ada beberapa kisruh ditengah masyarakat karena pengaruh suasana, hiruk pikuk.
“Ada selisih paham antara masyarakat, tadi kami diskusi dengan pak Bupati bahwa seluruh persoalan sudah di selesaikan, masyarakat juga sudah wolcome dengan wisatawan,” ungkap Wagub.
“Jadi tugas Pemerintah untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Bahwa ini adalah upaya kita untuk menjaga alam Raja Ampat tetap indah, dan hasilnya tidak hanya dapat dinikmati generasi saat ini, tapi akan dinikmati oleh generasi yang akan datang,” pungkasnya.
Tim Liputan medianasional.id






