Geliat Nataru Tarif Swiss-belhotel Petitenget Lebih Berkreasi

Bali310 Dilihat
General Manager Wayan Muka (tengah) diapit sama Santa dan Santarina

Senin, 25 Desember 2017

BADUNG, redaksimedinas.com – Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang merupakan “peak season”, hotel-hotel di Bali diprediksi naik okupansi (tingkat hunian hotel)nya hingga 85 persen.

Seperti salah satu Hotel yang ada di Jl. Pettitenget 168. Kuta Utara, Badung. yaitu Swiss-belhotel Petitenget Seminyak – Bali

Meski terletak jauh dari pusat pariwisata, hotel kelas empat yang mentargetkan tamu dari wisatawan Australia dan domestik ini, hotelnya telah penuh dibooking atau “fully book” awal January 2018

“Kalo kenaikan sih sebenarnya tidak begitu besar. Tapi untuk peak season seperti libur Tahun Baru semua hotel akan dikenakan surcharge atau penambahan harga untuk harga kamar,” ujar General Manager Wayan Muka saat dikonfirmasi Senin (25/12/2017).
Dijelaskan, seperti type standar dari tarif normal biasanya Rp575 ribu.

“Swiss-belhotel Petitenget Seminyak marketnya Eropa, Australia dan Domestik,” jelasnya.

Meski kenaikan jumlah tamu tidak begitu besar, namun menurutnya sejak beberapa bulan ini okupansi di hotelnya lumayan tinggi.

“Dari segi pendapatan, hotel mendapatkan penambahan yang lumayan tinggi dari harga kamar dengan surcharge. Sekitar 43 persen dan pasti akan saya usahakan diangka 53 persen lah okupansi kita naik sampai di akhir bulan Desember ini,” jelasnya.

Peningkatan kunjungan wisatawan menjelang Nataru ini terlihat dari semua pasar, baik pasar domestik maupun pasar wisatawan mancanegara (wisman).

“Per hari ini baru 85%, nanti tahun baru, biasanya mulai tanggal 29 meningkat menjadi 85 sampai 90%,” ujarnya singkat dikonfirmasi Senin, (25/12/2017).(tom’s)

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses