Dugaan Anaknya Menjadi Korban Pelecehan Seksual, Seorang Istri Sah Laporkan Suami Ke Jalur Hukum 

Batang, Uncategorized2022 Dilihat

Batang,medianasional.id
Senternya sorotan media mengawal dugaan tindak kekerasan pelecehan seksual dengan terduga pelaku  ayah kandungnya inisial ZA warga desa Surjo Kec. Bawang dengan terduga korban NSL tak lain putri kandungnya dari hasil pernikahan dengan TN warga Sambas Kalimantan Barat.

Siratan tinta merah tergambarkan dalam kehidupan pilu TN, sebagai sosok istri terduga pelaku dan juga ibu terduga korban. Potret kehidupan tak selamanya mulus, tak selamanya indah, barangkali itulah ungkapan yang tergambar dari perjalanan hidup rumah tangga TN yang berasal jauh dari tempat asalnya kab. Sambas Kalimantan Barat, dengan harapan kehidupan bersama suami, dan anak anak dikampung halaman sang suami akan lebih bahagia.

Namun kisah pilu kehidupannya tidak bisa dihindarri, dari sebuah skenario Tuhan. Tumpuan hidup  sang suami yang diharapkan menjadi pelindung diri bagi keluarga kecilnya, namun justru nasih berkata lain, pil pahit yang ia telan, sang suaminya malah menjadi predator perusak masa depan anak perempuan.

Sungguh miris, dan malang nasib bahtera rumah tangga TN, tidak terpikir dalam benaknya kisah pilu dialami putrinya atas dugaan perbuatan biadab sang suami.

Secerca harapan hidup di negeri orang tak punya siapa – siapa, sang pelindung justru menjadi predator, ia hanya mengikuti kata hati mencari keadilan seadil – adilnya, berdiri diatas kekokohan dan semangatnya.

Dengan satu kata pelaku harus dihukum sesuai perbuatan. Dalam kondisi emosional dan kesedihan TN, Sadar posisi jauh dari keluarga, sanak famili, ucapan syukur dalam batin, masih banyak orang baik, empati peduli  membantu, mensuport untuk mencari keadilan. Begitu siratan gambar kehidupan TN, dalam mengungkap nasih yang ia alami.

Dalam keterangan TN, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada bulan November 2024 saat korban masih berusia 17 tahun  berstatus pelajar klas 3 SMKN 1 Bawang. Pengakuan itu membuat dirinya hancur , kecewa dan marah, dan memutuskan menempuh jalur hukum demi memperoleh kejelasan hukum, serta perlindungan bagi anaknya.

Terkait laporan dugaan kasus tersebut telah disampaikan ke Polres Batang, pada 30 Mei 2026 dan kembali diperkuat dengan laporan lanjutan pada 8 Juni 2026. Namun, proses penyelidikan mengalami hambatan setelah korban berubah pikiran tidak jadi menjalani pemeriksaan visum, padahal hasil visum adalah bukti petunjuk terpenting dalam pendalaman perkara.

Pada saat berada di RSUD Kalisari Batang guna menjalani visum, anak saya tiba-tiba berubah pikiran dan pergi. Sampai sekarang saya belum mengetahui alasannya apa, dan di mana keberadaannya,”ungkap TN saat memberikan keterangan kepada awak media.

Kondisi tersebut membuat TN kembali mendatangi Polres Batang pada Senin (15/6/2026) untuk melaporkan kehilangan anaknya. Ia berharap korban segera ditemukan agar memperoleh perlindungan yang layak sekaligus dapat melanjutkan proses pemeriksaan yang diperlukan dalam penanganan perkara.

Saat ini putri tidak diketahui keberadaannya, doa seorang ibu semoga anakku dimanapun berada dalam kondisi selamat dan baik – baik saja, dan jangan pernah takut putriku, ibu pesan kalau kamu sudah kembali, ayo nak lakukan cek visum, banyak yang membantu kita, biar semua jelas dan pelaku harus dihukum seberat-beratnya.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Sudaryono Kasat Reskrim Polres Batang, membenarkan adanya laporan terkait dugaan kasus tersebut. Menurutnya, penyidik masih menunggu korban menjalani visum untuk melengkapi proses penyelidikan.

“Kami masih menunggu korban menjalani visum. Kemarin yang bersangkutan meninggalkan lokasi saat pemeriksaan akan dilakukan,” kata Sudaryono.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang disampaikan pihak keluarga. Aparat juga menunggu keberadaan korban diketahui agar proses penanganan perkara dapat berjalan lebih lanjut. #SIO.

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses