Dandim Kendal Tegaskan TMMD Bukan Sekadar Bangun Jalan, Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kekuatan Utama

TMMD

KENDAL -MEDIANASIONAL.ID– Komandan Kodim (Dandim) 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Desa Tejorejo, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Selasa (13/10/2026).

“Kekuatan sejati bangsa ini lahir dari keikhlasan rakyatnya untuk bergotong royong. TMMD bukan sekadar program pembangunan, melainkan wujud cinta dan sinergi antara rakyat dan TNI. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai gotong royong terus kita tumbuhkan dalam membangun negeri,” ungkap Dandim.

TMMD Berlangsung Selama 30 Hari

TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari. Kegiatan tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” dan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan melalui kerja sama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain mendukung peningkatan infrastruktur, TMMD juga diarahkan untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui keterlibatan bersama dalam pembangunan desa.

Jalan Rabat Beton Sepanjang 530 Meter Jadi Sasaran Fisik

Pada pelaksanaan TMMD kali ini, sasaran fisik yang direncanakan berupa pembangunan jalan rabat beton sepanjang 530 meter, dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 12 sentimeter. Pembangunan tersebut diharapkan dapat menunjang aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas warga di Desa Tejorejo.

Perbaikan akses jalan menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan desa karena infrastruktur yang memadai dapat membantu kelancaran mobilitas warga. Melalui program ini, pembangunan tidak hanya diarahkan pada penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat bagi kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat setempat.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga mencakup sejumlah sasaran nonfisik. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan administrasi kependudukan, serta pengobatan gratis bagi masyarakat.

Berbagai kegiatan nonfisik itu menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman kebangsaan dan kepedulian terhadap kesehatan. Dengan demikian, manfaat TMMD diharapkan dapat dirasakan masyarakat tidak hanya melalui pembangunan jalan, tetapi juga melalui pelayanan dan kegiatan pemberdayaan.

Bupati Kendal Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Kodim 0715/Kendal, atas sinergi dan komitmennya dalam mendukung pemerataan pembangunan melalui program TMMD.

Bupati berharap pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga Desa Tejorejo. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Melalui program TMMD tersebut, Kodim 0715/Kendal bersama Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. Semangat gotong royong diharapkan tetap terjaga sehingga hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat.(#)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses