PUPR Indramayu Mulai Betonisasi Jalan Karangampel – Juntikebon Senilai Rp1,4 Miliar

Indramayu3583 Dilihat
Indramayu, medianasional.id – Peningkatan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan antarkecamatan di Kabupaten Indramayu kini memasuki fase baru. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu telah memulai proyek betonisasi di ruas jalan Karangampel – Juntikebon.
Titik awal pengerjaan ini dipusatkan tepat di area tapal batas antara Desa Sendang di Kecamatan Karangampel dan Desa Dadap di Kecamatan Juntinyuat.
Langkah taktis ini diterapkan untuk memaksimalkan kondisi infrastruktur jalan yang sebelumnya berupa aspal hotmix. Proyek pengecoran sepanjang 734 meter ini ditargetkan terhubung langsung dengan konstruksi beton lama yang sudah terbangun sebelumnya. Ketika pengerjaan selesai, seluruh akses jalan di jalur tersebut akan sepenuhnya bertransformasi menggunakan konstruksi beton.
Proyek senilai Rp 1.453.855.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 ini digarap oleh CV Elvirza Karya Utama dan disambut dengan penuh optimisme oleh masyarakat di kedua desa perbatasan tersebut.
Integrasi jalur beton ini dianggap sangat krusial bagi mobilitas harian warga Desa Sendang dan Desa Dadap. Jalan ini dirancang dengan spesifikasi lebar 4,5 meter serta ketebalan mencapai 20 sentimeter, sehingga diproyeksikan memiliki daya tahan yang jauh lebih tangguh dalam menahan beban kendaraan.
Arifin (45), seorang warga Desa Sendang yang tinggal di sekitar wilayah perbatasan, mengungkapkan dampak positif dari pembangunan infrastruktur ini bagi sektor ekonomi lokal.
“Sebagai masyarakat yang bermobilitas di sini setiap hari, saya sangat berterima kasih kepada Pemkab Indramayu. Pengecoran ini memang sangat kami harapkan lantaran jalur ini menjadi urat nadi perekonomian warga antarkecamatan. Dengan jalan yang sepenuhnya dibeton, proses pengangkutan barang dagangan menjadi lebih cepat dan tanpa kendala,” ujar Ahmad saat memantau jalannya proyek pada Minggu, (14/06/2026).
Kondisi jalan yang akan terhubung penuh menjadi konstruksi beton ini juga menuai apresiasi dari para pengendara yang rutin melintasi rute tersebut.
“Alhamdulillah, akhirnya proyek ini tersambung dengan beton yang lama. Sebelumnya saat melewati batas wilayah ini sering merasa canggung karena kondisi jalan yang berbeda. Jika sekarang dari perbatasan Sendang hingga Dadap semuanya dibeton, tentu kami sebagai pengendara merasa jauh lebih nyaman dan tenang saat lewat,” kata Akhmad Mansyur (50), salah satu pengguna jalan.
Di sisi lain, perwakilan dari CV Elvirza Karya Utama selaku kontraktor pelaksana menegaskan komitmen mereka untuk merampungkan proyek ini tepat waktu sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pihak kontraktor juga mengharapkan pengertian dari warga setempat serta para pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang muncul selama proses pembetonan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses