DPD GPM Pertanyakan Penanganan Sejumlah Kasus Indikasi Korupsi Di Kejati Malut

186 views

Ketua DPD GPM Maluku Utara, Sartono Halek

Ternate, medianasional.id – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis Maluku Utara (DPD GPM Malut) mempertanyakan sejumlah kasus yang dilaporkan oleh beberapa elemen di tahun 2019 lalu, Diantaranya dugaan kasus korupsi di lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Halmahera Selatan, dugaan kasus korupsi RSUD Chasan Boesoirie Ternate dan lainnya ke Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Maluku Utara.

Pasalnya, dugaan kasus korupsi yang dilaporkan di tubuh Dinas PUPR Halsel terkait dengan proyek jalan sirtu ke Hotmix di ruas jalan belang-belang ke yaba, dan jembatan ake mafa dua.

Salah satu aktifis nasionalis dan anti korupsi, Sartono Halek yang juga selaku ketua DPD Pemuda Marhaenis Maluku Utara ini bahkan menyampaikan kasus indikasi korupsi di Maluku Utara yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Malut ini sangat banyak. Namun sampai sejauh ini kurang ada progres dalam penyelesainnya. Hal ini dikatakan dapat dilihat dari beberapa kasus yang di tangani kejati seperti dugaan kasus korupsi di PU Halmahera Selatan dan Rumah Sakit Chasan Boesoirie Ternate.

“kami mempertanyakan perogresnya suda sampai dimana, karena belum ada respon,” ujar bung Tono sapaan akarabnya, Minggu (1/11/2020).

Selain itu, ia juga menyebutkan dugaan kasus korupsi di tubuh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie Ternate pada pembangunan rumah sakit tahap III dugaan anggaran bermasalah dan lainnya.

Dalam momentum sumpah pemuda tanggal 28 oktober 2020 ini, kiranya terus memicu semangat kaum muda Indonesia khususnya di Maluku Utara terus berkomitmen bersama penegak hukum untuk perangi kasus korupsi.

Olehnya itu, dalam waktu dekat secara kelembagaan, Bung Tono menuturkan bahwa pihaknya akan menggelar akasi damai di Kejaksaan Tinggi Maluku Utara untuk mempertanyak perihal pelaporan dugaan kasus Korupsi.

Sementara Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga saat di konfrimasi media ini menyampaikan bahwa nanti dilihat kasusnya dan di sampaikan hasil progresnya pada hari senin besok tanggal 2 November 2020.

DomaiNesia

DPD GPM Pertanyakan Penanganan Sejumlah Kasus Indikasi Korupsi Di Kejati Malut Kota Ternate Maluku utara

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.