DPC GPM Ternate Bakal Aksi Refleksi Peringati Dies Natalis Ke 74 dan Harlah Pancasila

Maluku Utara619 Dilihat

 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kota Ternate Bung Juslan J. Hi Latif

Medianasional.id

Ternate – Di hari detik-detik memperingati Dies Natalis GPM yang Ke 74 Tahun dan menjemput Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2021, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kota Ternate Bung Juslan J. Hi Latif Mengatakan akan bersama-sama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Provinsi Maluku Utara melakukan Aksi Refleksi untuk menyambut hari lahir pancasila tanggal 1 juni nanti.

Bagi Juslan, Perihal ini sesuai dengan Keputusan Presiden (KEPPRES) Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 yang menetapkan 1 juni 1945 sebagai hari lahirnya pancasila berdasarkan perjalanan sejarah bangsa indonesia, khususnya pembentukan ideologi pancasila sebagai dasar negara indonesia merdeka.

“Dalam anjuran KEPPRES tersebut memuat tiga point, yakni 1. Menetapkan Tanggal 1 juni 1945 sebagai hari lahir pancasila, 2. Tanggal 1 juni merupakan hari libur nasional
3. Pemerintah dan seluruh komponen bangsa dan masyarakat indonesia memperingati hari lahir pancasila setiap pada tanggal 1 Juni,” ungkap Bung Jus panggilan akrabnya kepada media ini, Minggu (30/5/2021).

Olehnya itu, disampaikan walaupun pemerintah sudah memberi payung hukum melalui KEPPRES terhadap penetapan hari lahirnya pancasila, namun hingga saat ini realitas dan dinamika kita dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara seolah-olah indonesia seperti menjadi “laboratorium” Ideologi-ideologi. sebab, berbagai macam ideologi transnasional yang masuk ke indonesia dan kekuatannya hampir tidak bisa di kendalikan oleh negara. Sehingga “mereka” juga ikut merumuskan kebijakan-kebijakan nasional dan menjadi produk hukum yang tidak sesuai dengan nilai-nilai ideologi pancasila.

“Maka dari itu, sebagai kader soekarnois kami secara institusi Gerakan Pemuda Marhaenis Meminta kepada pemerintah agar tetap tegas kepada organisasi atau ormas yang anti terhadap ideologi pancasila sebagai dasar negara,” tegas bung jus.

Selain itu, lewat aksi refleksi ini pula kami bersama-sama menyoroti terkait dengan dugaan dan indikasi terjadi praktek penyalahgunaan anggaran penanganan COVID-19 Senilai ratusan Miliyar sebagaimana temuan Panitia khusus (PANSUS) DPRD Provinsi maluku utara. Di mana anggaran penanganan Covid-19 senilai ratusan miliyar diduga kuat tidak ikut di pertanggungjawabkan dalam dokumen LKPJ Gubernur Provinsi Maluku Utara dalam sidang paripurna akhir bulan maret lalu,

Juslan juga menambahkan, anggaran penanganan covid-19 di kota ternate juga di nilai bermasalah, sehingga aparat penegak hukum di minta untuk bertindak dan menyelidiki lebih jauh, karena dugaan biaya honorer untuk satuan tugas (Satgas) di tingkat kelurahan di Kota Ternate, dari hasil advokasi-nya khususnya di Kecamatan Ternate Selatan tidak di bayarkan secara maksimal.

Sementara ketua DPD GPM Maluku Utara Bung Sartono halek mengatakan bahwa, Selain Memperingati Dies Natalis GPM Yang Ke 74 Tahun, Juga menyambut hari lahir pancasila dan bulan bung karno (Bulan Juni) di bulan juni ini selain 1 Juni hari lahir pancasila Juga hari lahir Bung karno tanggal 6 Juni dan Haul bung karno tanggal 21 Juni, sehingga bagi kami ini sangat penting untuk merefleksikan kembali semangat perjuangan bung karno sebagai penggali pancasila dan bapak bangsa indonesia.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses