Diburu Sampai Lintas Provinsi, Dua Spesialis Pembobol Toko Berhasil Dilumpuhkan Resmob Macan Agung

Tulungagung2118 Dilihat

TULUNGAGUNG, Medianasional.id – Pelarian dua terduga spesialis pembobol toko yang diduga beraksi di sejumlah wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah akhirnya berakhir di tangan Unit Resmob Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung. Setelah diburu hingga lintas provinsi, kedua pelaku dari wilayah batang dan Pekalongan Jawa Tengah yang berinisial IJ (38) dan SB (39) tersebut, berhasil ditangkap di wilayah Jawa Tengah.

Penangkapan berlangsung dramatis. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kedua pelaku karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif pasca pembobolan sebuah toko bangunan di Kecamatan Ngantru, Tulungagung, pada 4 Mei 2026.

Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil melacak keberadaan para pelaku yang diketahui berpindah-pindah lokasi di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Setelah memastikan identitas dan pergerakan mereka, tim Resmob bergerak melakukan penangkapan di dua lokasi berbeda, yakni Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Batang, pada Kamis (11/6/2026).

“Pada saat proses penangkapan, kedua pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur pada bagian kaki,” ujar Andi, Jumat (12/6/2026).

Menurut Andi, IJ dan SB bukan pelaku kriminal biasa. Keduanya diduga merupakan spesialis pencurian dengan mobilitas tinggi yang menjadikan berbagai daerah sebagai sasaran operasi. Untuk menghindari pelacakan aparat, mereka berpindah-pindah kota hingga lintas provinsi menggunakan kendaraan roda empat.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diduga menggunakan mobil Toyota Innova dan Toyota Fortuner. Mereka terlebih dahulu melakukan survei lokasi sebelum beraksi dengan cara mencongkel pintu menggunakan linggis untuk masuk ke dalam bangunan yang menjadi target.

Polisi mengungkap, sasaran komplotan ini tidak terbatas pada satu jenis usaha. Selain toko bangunan, mereka diduga membobol toko kosmetik, gudang penyimpanan gabah, hingga berbagai tempat usaha lain yang dinilai menyimpan barang bernilai ekonomi.

“Sasarannya acak. Apa saja yang ada di dalam toko mereka ambil. Mereka merupakan spesialis yang beroperasi lintas kota, kabupaten hingga lintas provinsi,” tegas Andi.

Hasil pengembangan sementara menunjukkan kedua tersangka diduga terkait sedikitnya lima kasus pencurian yang terjadi di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan keduanya dalam sejumlah kasus serupa di daerah lain.

Selain itu, polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik aksi para pelaku. Penyidik tidak menutup kemungkinan terdapat pihak lain yang berperan dalam menentukan target, melakukan pengintaian, hingga menampung hasil kejahatan.

Saat ini IJ dan SB telah ditahan di Mapolres Tulungagung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap seluruh rangkaian aksi yang diduga dilakukan kedua tersangka.

“Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut. Kemungkinan adanya TKP lain masih terus kami dalami dan tidak menutup kemungkinan ada kasus-kasus lain yang berkaitan dengan kedua tersangka ini,” pungkas Andi.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti efektivitas koordinasi lintas wilayah dalam memburu pelaku kejahatan berantai. Di sisi lain, kasus tersebut juga menjadi peringatan bahwa kejahatan pencurian dengan pemberatan kini semakin terorganisasi dan memanfaatkan mobilitas tinggi untuk menghindari jerat hukum.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses