TMMD ke-130 Tulungagung, Pembangunan Jalan Rabat Beton Capai 80 Persen

Tulungagung74 Dilihat

TULUNGAGUNG, Medianasional.id – Pembangunan fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0807/Tulungagung terus dikebut. Hingga Senin (26/10/2026), pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,37 kilometer di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, telah mencapai progres 80 persen.

Capaian tersebut diketahui saat Komandan Kodim (Dandim) 0807/Tulungagung Letkol Inf Hanni Galih Satrio meninjau langsung sejumlah sasaran fisik TMMD. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target menjelang penutupan program pada 11 November 2026.

Selain pembangunan jalan, Dandim mengecek pengerjaan delapan unit rumah tidak layak huni (RTLH), delapan unit jamban, satu unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dengan empat bilik, serta rehabilitasi satu musala.

Dari hasil pengecekan, pembangunan delapan unit RTLH rata-rata telah mencapai progres lebih dari 60 persen. Pembangunan jamban juga terus berjalan, dengan satu unit telah rampung sepenuhnya. Sementara itu, fasilitas MCK empat bilik mencapai progres sekitar 55 persen.

Adapun lima unit irigasi pompa yang berlokasi di Kecamatan Boyolangu telah mencapai progres lebih dari 85 persen untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian.

Dandim 0807/Tulungagung Letkol Inf Hanni Galih Satrio mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh sasaran dikerjakan sesuai rencana, sekaligus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan.

“Melalui peninjauan ini, kami ingin memastikan seluruh sasaran fisik TMMD berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Dari hasil pengecekan, pembangunan jalan rabat beton sudah mencapai sekitar 80 persen, sedangkan pengerjaan RTLH rata-rata di atas 60 persen. Untuk jamban, beberapa unit bahkan sudah mendekati penyelesaian,” ujarnya.

TMMD ke-130 dimulai pada 13 Oktober 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 11 November 2026. Dengan waktu pelaksanaan yang terbatas, percepatan pengerjaan terus dilakukan agar seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas pembangunan.

Program ini melibatkan personel TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, serta didukung kepolisian, Satpol PP, dan masyarakat setempat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat gotong royong dalam pembangunan desa.

Menurut Dandim, partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program TMMD.

“Partisipasi warga sangat penting karena keberhasilan program ini tidak terlepas dari kebersamaan dan semangat gotong royong di lapangan,” tambahnya.

Melalui pembangunan jalan, perbaikan rumah, penyediaan fasilitas sanitasi, rehabilitasi musala, dan pengembangan irigasi pompa, TMMD ke-130 diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, kualitas hunian, kesehatan lingkungan, serta mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

Kodim 0807/Tulungagung terus mendorong percepatan pengerjaan seluruh sasaran hingga penutupan program. Selain mengejar target penyelesaian, kualitas hasil pembangunan juga menjadi perhatian agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
TMMD ke-130 diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja sama dan semangat gotong royong.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses