Raja Ampat, medianasional. id – Pelatihan Digitalisasi Pemasaran Pariwisata khusus di Raja Ampat adalah program yang bertujuan untuk membekali pelaku industri pariwisata dengan keterampilan dan pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi digital dalam mempromosikan dan memasarkan produk dan layanan pariwisata mereka. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek pemasaran digital, seperti penggunaan media sosial, optimasi mesin pencari (SEO), periklanan digital, dan penggunaan platform reservasi online.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Raja Ampat, Ellen Risamasu saat membuka kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pemasaran Pariwisata, di auditorium penginapan Marcy, di Waisai ibukota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Selasa (1/7/2025) pukul 09.00 waktu setempat.
Dikatakan Ellen sapaan singkat Kadis Pariwisata, bahwa Kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pemasaran Pariwisata bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pelaku Usaha Wisata untuk penguasaan digitalisasi dalam pemasaran wisata bagi para pelaku usaha di bidang pariwisata Kabupaten Raja Ampat.
“Meningkatkan kreatifitas dalam menggunakan media sosial dengan tujuan pengembangan diri dan pengembangan usaha,” ujar Kadispar.
Menurutnya, dengan Pelatihan Digitalisasi Pemasaran Pariwisata ini yang diselenggarakan Dinas Pariwisata (Dispar) Raja Ampat, para peserta pelatihan dapat memasarkan produk wisata melalui digitalisasi di media sosial.
“Kegiatan pelatihan ini di fokuskan kepada para pelaku usaha di bidang pariwisata Kabupaten Raja Ampat, diharapkan pelatihan ini bermanfaat bagi para pelaku usaha pariwisata di Raja Ampat,” tandas Kadispar.
Untuk diketahui peserta kegiatan berjumlah 30 orang yang berasal dari Asosiasi HPI, PADRA, KTH Warkesi, Asosiasi Homestay, Pengelola Objek, Pokdarwis, Pelaku Kriya, dan menghadirkan,Nasion Patriotik serta Badriyatul Faizin sebagai narasumber yang diketahui handal di bidang Digitalisasi Pemasaran Pariwisata.
Tim Liputan medianasional. id






