
Medianasional.id
Ternate, Sebanyak 16 Sertifikat Hak Pakai tanah BMN yang menjadi Target Sertifikasi Tanah BMN Tahun 2022 telah terbit dan diserahkan Kepada Satker PJN II Maluku Utara pada kamis (10/02/2022) di Auditorium Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Ternate (KPKNL) Ternate.
Sementara sertifikat tersebut berasal dari wilayah Kantor Pertanahan Ternate sebanyak 4 Sertifikat dan Kantor Pertanahan Halmahera Tengah sebanyak 16 Sertifikat. Penyerahan sertifikat tersebut disaksikan oleh Kepala Kanwil DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) Arif Bintarto Yuwono, Subagya, Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maluku Utara, dan Achmakrishna Himawan Kepala KPKNL Ternate.
Arif Bintarto Yuwono mengatakan “KPKNL Ternate bersama Kanwil BPN Maluku Utara beserta Kantor Pertanahan di Maluku Utara telah memiliki rekam jejak yang baik dalam hal pelaksanaan Program Sertifikasi Tanah BMN sejak beberapa tahun yang lalu, yaitu selalu tercapai seratus persen dan dalam waktu yang cepat. Pada hari ini telah berhasil diterbitkan sebanyak 16 Sertifikat Tanah BMN yang menjadi target di Tahun 2022. Hal ini merupakan progres yang baik, dan merupakan wujud dari pelaksanaan sinergi dan koordinasi yang sangat baik dari Kanwil BPN Provinsi Maluku Utara beserta Kantor Pertanahan, KPKNL Ternate, dan Satuan Kerja. Semoga prestasi tersebut juga dapat diterapkan pada penyelesaian target sertifikasi pada 2022”.
Dari 645 target sertifikasi tanah BMN Tahun 2022, masih terdapat beberapa bidang tanah yang belum diajukan atau belum lengkap dokumennya. Sampai dengan saat ini progresnya 519 bidang sudah dilakukan pemetaan dan pengukuran. “Oleh karena itu perlu dilakukan upaya percepatan terhadap bidang tanah yang belum diajukan permohonannya oleh Satker kepada Kantor Pertanahan,” jelas Subagya.
Tak hanya itu, KPKNL Ternate sampai saat ini telah melakukan koordinasi dengan menyampaikan surat kepada Satuan Kerja agar segera mengajukan permohonan sertifikasi tanah BMN yang menjadi target sertifikasi 2022, serta melengkapi dokumen kelengkapan permohonan sertifikasi tersebut kepada Kantor Pertanahan.
“Semoga target sertifikasi tanah BMN tahun ini dapat selesai seluruhnya dalam waktu cepat,”tandas Achmakrisna Himawan.
