Truk Hino Terguling di Tikungan Bokong Semar Piyungan, Sopir Alami Luka Memar

DI.Yogyakarta59 Dilihat

BANTUL, medianasional.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di Tikungan Bokong Semar, Padukuhan Tambalan, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Bantul, Minggu (1/11/2026) malam. Sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terguling hingga menutup sebagian badan jalan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Truk tersebut dikemudikan HS (49), warga Kebumen, Jawa Tengah.

Dalam kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka memar pada kaki kanan. Namun, korban tidak sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Peristiwa ini merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal. Pengemudi mengalami luka memar pada kaki kanan, tetapi tidak sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Rita, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan hasil penanganan awal petugas, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Wonosari menuju Yogyakarta. Sesampainya di Tikungan Bokong Semar, kendaraan melintasi jalan yang menikung sekaligus menurun.

Saat bersamaan, arus lalu lintas dari arah bawah terpantau cukup padat. Pengemudi kemudian mengarahkan truk terlalu ke sisi kiri badan jalan. Namun, kondisi kontur jalan yang miring menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling.

Akibat kejadian tersebut, truk mengalami kerusakan pada sejumlah bagian, meliputi kaca depan dan spion kanan pecah, serta kabin bagian kiri belakang dan bak truk mengalami penyok. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp3 juta.

Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Piyungan yang menerima laporan masyarakat segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas juga melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti.

Rita memastikan proses evakuasi telah selesai dilakukan sehingga truk tidak lagi menghalangi sebagian badan jalan.

Ia mengimbau para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan kecelakaan, khususnya jalan dengan tikungan tajam, turunan, maupun kontur yang miring.

Pengemudi juga diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta memastikan kendaraan tetap dalam kendali untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. (Red).

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses