BANTUL, medianasional.id – Warga Padukuhan Jodog, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, dikejutkan oleh fenomena alam berupa jatuhnya bongkahan es berukuran sebesar buah kelapa yang menimpa sebuah rumah warga, Senin (2/11/2026) pagi.
Bongkahan es dengan perkiraan diameter sekitar 20 sentimeter tersebut menghantam bagian atap ruang tamu rumah milik Veronica Suharti sekitar pukul 08.00 WIB. Akibat kejadian itu, atap galvalum pasir dan plafon PVC mengalami kerusakan. Sebuah kursi kayu di dalam rumah juga patah setelah tertimpa bongkahan es.
Berdasarkan laporan asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bantul, peristiwa tersebut terjadi di rumah yang berada di Padukuhan Jodog RT 03, Gilangharjo, Pandak. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya diketahui tinggal di Cilacap, Jawa Tengah.
Kronologi bermula ketika Petrus Sambudi, kakak pemilik rumah, sedang beristirahat di gazebo depan rumah tersebut. Sekitar pukul 08.00 WIB, ia tiba-tiba dikejutkan suara dentuman dari arah depan rumah.
Setelah memeriksa sumber suara, Petrus mendapati sebuah bongkahan es berukuran kurang lebih sebesar kelapa muda berada di lokasi kejadian dan telah menimpa bagian rumah.
Kerusakan pada atap dan plafon diperkirakan seluas 1 x 1 meter. Sementara itu, nilai kerugian materi akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp500 ribu. Hingga asesmen dilakukan, penyebab jatuhnya bongkahan es tersebut belum diketahui.
Tim TRC BPBD Kabupaten Bantul Regu 3 tiba di lokasi sekitar pukul 09.40 WIB untuk melakukan asesmen dan koordinasi bersama unsur terkait.
Dalam penanganan tersebut, BPBD Bantul berkoordinasi dengan Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Inafis, serta warga setempat. Data kejadian diperoleh dari Bayu Yunarto selaku Dukuh Jodog.
Pihak keluarga juga telah menghubungi Veronica Suharti untuk menyampaikan kejadian tersebut. Adapun kebutuhan yang diidentifikasi dalam asesmen adalah perbaikan atap rumah beserta plafon PVC yang mengalami kerusakan.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat mengingat penyebab jatuhnya bongkahan es tersebut masih belum diketahui. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan asal-usul maupun faktor yang menyebabkan fenomena tidak biasa tersebut.
BPBD Kabupaten Bantul melalui Tim Reaksi Cepat telah melakukan pendataan dan koordinasi sebagai bagian dari penanganan awal kejadian.(red).






