BANTUL, medianasional.id – Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan Kepolisian 110.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Subuh Keliling di Masjid Baitussalam, Dusun Ngoto, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 80 jamaah tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Selain melaksanakan salat Subuh berjamaah, kegiatan juga diisi dengan silaturahmi, penyampaian pesan-pesan kamtibmas, serta dialog antara jajaran kepolisian dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Polres Bantul, Kapolsek Sewon, Lurah Bangunharjo Nur Hidayat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta personel kepolisian.
Dalam sambutannya, AKBP Bayu Puji Hariyanto menyampaikan bahwa Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengimplementasikan program Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat.
“Kami hadir di sini untuk menjalin silaturahmi sekaligus menindaklanjuti program Bapak Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat. Kami membutuhkan saran dan masukan dari masyarakat agar ke depan Polri bisa menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak segan memanfaatkan layanan Kepolisian 110 apabila menemukan tindak kejahatan, gangguan keamanan, maupun kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas.
“Apabila ada kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas kepolisian, masyarakat bisa langsung menghubungi layanan Kepolisian 110. Jangan sungkan untuk menyampaikan informasi maupun pengaduan kepada kami,” katanya.
Selain pesan kamtibmas, Kapolres turut menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Progo 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Masyarakat diimbau meningkatkan disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Bayu juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah membantu kepolisian melalui penyampaian informasi. Salah satunya laporan melalui layanan 110 mengenai toko minuman keras yang diduga menyamarkan aktivitas usahanya sebagai toko mainan anak.
“Terima kasih atas dukungan Bapak dan Ibu. Kami menerima informasi dari masyarakat melalui layanan 110 terkait toko miras yang berkamuflase menjadi toko mainan anak. Informasi tersebut langsung kami tindak lanjuti dan petugas berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras,” ungkapnya.
Di bidang pelayanan sosial, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Bantul siap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih melalui koordinasi dengan Satbrimob Polda DIY dan PMI.
“Kami siap membantu menyediakan air bersih bagi masyarakat. Apabila ada warga yang membutuhkan, silakan datang dan melapor kepada kami, sehingga bisa segera kami tindak lanjuti,” jelasnya.
Kapolres juga memperkenalkan program SIM Bhabin sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), termasuk membantu warga yang mengalami kendala selama proses pengurusan.
“Kami juga memiliki program SIM Bhabin. Monggo, masyarakat jangan sungkan menghubungi kami apabila ingin membuat SIM atau mengalami kendala dalam proses pengurusannya. Kami siap membantu,” imbuh Bayu.
Sementara itu, Lurah Bangunharjo Nur Hidayat menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Subuh Keliling yang dinilai mampu mempererat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan masyarakat.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga tercipta hubungan yang semakin dekat antara aparat kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kami berharap masyarakat dan kepolisian selalu bisa bersinergi untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, khususnya di wilayah Kalurahan Bangunharjo. Semoga program Subuh Keliling ini semakin mendekatkan polisi dengan masyarakat,” tuturnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Yayasan Masjid Baitussalam atas kehadiran Kapolres Bantul beserta jajaran yang tidak hanya melaksanakan salat berjamaah, tetapi juga memberikan edukasi dan pesan-pesan kamtibmas kepada para jamaah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab, ramah tamah, penyerahan bantuan sosial, serta foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Red).






