Tren Pekerja Migran Purbalingga Terus Menanjak, DPRD Soroti Lemahnya Serapan Kerja Lokal

Purbalingga9243 Dilihat
PURBALINGGA, medianasional.id – Fenomena warga Kabupaten Purbalingga yang mengadu nasib ke luar negeri menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Purbalingga tercatat sebanyak 514 orang pada 2023, melonjak menjadi 637 orang pada 2024, dan kembali naik mencapai 657 orang pada 2025.
Lonjakan ini ditengarai kuat akibat stagnasi penyerapan tenaga kerja di tingkat lokal yang diperburuk oleh tekanan ekonomi global. Kondisi tersebut berdampak langsung pada melambatnya sektor industri dan jasa di wilayah Purbalingga.
Wakil Ketua DPRD Purbalingga, Aman Waliyudin, menilai fenomena ini sebagai potret nyata keterbatasan lapangan kerja di daerah. Menurutnya, menjadi pekerja migran kini menjadi pilihan rasional bagi masyarakat di tengah minimnya peluang kerja domestik.
“Bekerja di luar negeri menjadi pilihan yang sulit dihindari masyarakat karena ketersediaan lapangan pekerjaan di daerah masih sangat terbatas,” ujar Aman, Minggu (3/5/2026).
Meski kontribusi PMI diakui berdampak positif terhadap devisa negara, Aman menegaskan bahwa kondisi ini sekaligus menjadi sinyal lemahnya daya serap industri lokal. Lesunya ekonomi global yang memicu penurunan permintaan produk menjadi faktor utama terpukulnya sektor manufaktur dan jasa di Purbalingga.
Selain persoalan ekonomi, DPRD juga menaruh perhatian serius pada aspek keselamatan PMI, khususnya yang bertugas di wilayah dengan eskalasi konflik geopolitik yang tinggi.
“Kami mengimbau rekan-rekan PMI di area konflik untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika situasi keamanan memburuk dan tidak memungkinkan untuk bertahan, kami sarankan untuk pulang terlebih dahulu demi keselamatan,” tegasnya.
Aman menambahkan, para pekerja migran dapat kembali berangkat setelah kondisi dinyatakan stabil. Upaya mitigasi ini dinilai krusial guna meminimalkan risiko keamanan bagi warga Purbalingga yang bekerja di mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses