Gerindra Tulungagung Bidik 12 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Tulungagung107 Dilihat

TULUNGAGUNG, medianasional.id – DPC Partai Gerindra Kabupaten Tulungagung menargetkan penambahan kursi DPRD dari delapan menjadi 12 pada Pemilu 2029. Untuk mencapai target tersebut, partai mulai memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting dan sayap partai.

Upaya itu dibahas dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Politik bertema “Penguatan Struktural DPC, PAC, Ranting dan Sayap Partai Gerindra” di Hotel Crown Victoria, Minggu (11/10/2026).

Plt Bupati Tulungagung sekaligus Ketua DPC Gerindra, Ahmad Baharudin, menegaskan bahwa pendidikan politik harus meningkatkan kualitas kader, pemahaman demokrasi, dan tanggung jawab dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Ia meminta seluruh struktur partai tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga aktif menyerap aspirasi warga. Kader juga diingatkan menghindari hoaks, ujaran kebencian, dan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga persatuan serta kondusivitas daerah.

Wakil Ketua DPRD Tulungagung dari Fraksi Gerindra, Ebin Sunaryo, meminta kader menjaga soliditas dan tidak mudah terpengaruh isu liar di media sosial. Ia juga mendorong kader mengawal program pemerintah secara objektif agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Komisi DPRD Tulungagung, H. Widoddo Prasetyo, S.P., M.M.A., menegaskan bahwa target 12 kursi harus diiringi kerja nyata dan kedekatan dengan masyarakat.
“Jangan sampai kader hanya hadir ketika menjelang pemilu. Masyarakat harus merasakan kehadiran dan manfaat perjuangan kita dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Gerindra Tulungagung. Partai ini meraih satu kursi pada Pemilu 2009, meningkat menjadi tujuh kursi pada 2014, turun menjadi lima kursi pada 2019, lalu naik menjadi delapan kursi pada 2024.

Untuk menambah empat kursi pada 2029, Gerindra mendorong anggota fraksi memperkuat komunikasi dengan konstituen, menyerap kebutuhan warga, dan konsisten memperjuangkannya.
Konsolidasi organisasi menjadi langkah awal. Namun, pencapaian target 12 kursi akan bergantung pada kemampuan kader membangun kepercayaan publik melalui pengabdian dan kerja nyata bagi masyarakat Tulungagung.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses