Tegakkan Disiplin Pegawai, Bupati Bangli Lakukan Sidak Dadakan

Bali330 Dilihat
                                     sumber foto: Humas Bangli

Selasa, 2 Januari 2018

BANGLI, redaksimedinas.com – Bupati Bangli I Made Gianyar, SH., MH hari ini melaksanakan Inspeksi mendadak (sidak) di kantor Inspektorat Bangli, Selasa (2/1/2018) Untuk memantau disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bangli pasca libur tahun baru. Dalam pelaksanaan sidak terdapat 8 pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan. Bupati Bangli menegaskan, jika pegawai yang tidak masuk tanpa ada keterangan dipastikan tidak akan memperoleh tunjangan kinerja (Tukin) selama satu bulan. “Artinya bagi mereka yang tidak masuk tanpa keterangan, dipastikan tidak dapat Tukin bulan Januari” tegasnya.

Menurutnya, mulai 2018 pegawai di Bangli tidak lagi menerima Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), namun diganti menjadi Tunjangan Kinerja (Tukin). Dengan sistem Tukin, ujarnya, pegawai yang kerja saja yang dapat tambahan penghasilan, kalau yang tidak kerja ya tidak dapat tambahan penghasilan.

Karena berbeda dengan TPP yang pasti diterima setiap bulan, Tukin hanya bisa didapat bagi pegawai yang mau kerja. “Sederhananya, dalam tukin ada kerja ada uang. Cukup gaji bulanan saja yang diterima gratis bagi pegawai yang malas” jelasnya.

Dikatakannya, untuk medapatkan tukin, pegawai harus membuat catatan kerja harian. Apa yang dikerjakan setiap hari harus tercatat dan yang sudah dicacat harus dikerjakan dengan baik.
Karena catatan ini nanti akan diperiksa oleh tanaga fungsional dan tim bentukan Bupati sebagai dasar pembayaran tukin. “Untuk mendapatkan tukin, saya minta pegawai mulai hari ini mencatat apa yang sudah dikerjakan. Karena catatan ini merupakan dasar untuk mendapatkan tukin” jelasnya lagi.

Dipilihnya Inspektorat sebagai target sidak pertama, sambung Bupati Bangli ini, mengingat Inspektorat memiliki wewenang untuk memeriksa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, sehingga menjadi OPD panutan.

“Sebagai seorang pemimpin, kita harus bisa menjadi panutan bagi lainnya. Jika belum baik, lebih baik kita tidak menyuruh orang lain untuk baik” tegasnya.

Dalam sidak ini, Bupati Made Gianyar juga mengaku sangat kecewa karena salah satu instruksinya yang meminta seluruh OPD di Bangli, saat apel pagi menghafalkan Panca Presetya Korps Pegawai Republik Indonesia belum dilaksanakan di Inspektorat.
Terlebih saat diminta mengucap Panca Presetya Korps Pegawai mulai dari Inspektur, sekretaris dan ispektur pembatu belum ada yang bisa menghafal. Meskipun salah satu staf ada yang bisa menghafal, itupun masih tertatih-tatih.

“Saya sangat kecewa karena sampai hari ini intruksi menghafal Panca Presetya Korps Pegawai setiap pagi belum dilaksanakan di Inspektorat. Padahal instruksi ini tegas saya sampaikan pada apel HUT Korpri ke-46 lalu” tutupnya. (tom’s).

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses