Labuan Bajo, Medianasional.id – Pasca Gempa yang melanda Manggarai Barat, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia – DPC HPI Manggarai Barat hadir menyalurkan bantuan bagi keluarga terdampak. Aksi solidaritas ini menjadi bukti bahwa pariwisata tidak hanya soal destinasi, tetapi juga tentang kemanusiaan.
DPC HPI Manggarai Barat menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok hasil donasi anggota kepada keluarga-keluarga terdampak bencana alam. Bantuan diprioritaskan untuk warga yang rumahnya rusak berat dan tidak layak huni.
Penyaluran dipimpin langsung oleh Ketua DPC HPI Manggarai Barat, Aloysius Suhartim Karya, bersama tim pengurus dan anggota. Donasi berasal dari seluruh keluarga besar HPI Manggarai Barat.
Aloysius menegaskan, pramuwisata memiliki tanggung jawab tidak hanya memperkenalkan destinasi, tetapi juga hadir untuk masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri. Kami hadir membawa bantuan, tapi yang lebih penting membawa kepedulian dan semangat untuk saling menguatkan,” ujarnya
Tim turun langsung ke lapangan mengunjungi wilayah Mbehal dan Mbeliling. Selain itu tim juga menyambangi posko keluarga Matin di Rumah Sakit Merombok untuk menyerahkan bantuan.
Kegiatan penyaluran bantuan dilakukan di tengah masa tanggap darurat bencana alam di Manggarai Barat. Waktu spesifik tidak disebutkan, namun kegiatan ini dilakukan setelah bencana melanda sejumlah wilayah.
Menurut Aloysius, kepedulian terhadap masyarakat adalah bagian dari semangat pariwisata. “Pariwisata pada akhirnya bukan hanya tentang destinasi. Pariwisata adalah tentang manusia. Ketika masyarakat kita sedang mengalami kesulitan, kita juga harus hadir sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri,” katanya.
Tujuan utama kegiatan ini adalah meringankan beban korban dan memberikan pesan persaudaraan agar warga merasa tidak sendirian menghadapi musibah.
Bantuan dikumpulkan melalui penggalangan donasi internal DPC HPI Manggarai Barat. Setelah terkumpul, tim langsung turun ke lapangan untuk mendistribusikan kepada keluarga terdampak.
Aloysius mengapresiasi seluruh anggota yang berpartisipasi. “Setiap donasi, sekecil apa pun, memiliki arti. Ini bukan sekadar sembako, tetapi pesan bahwa masih ada saudara yang peduli dan berdiri bersama mereka,” ungkapnya.
Keluarga penerima bantuan menyampaikan doa dan terima kasih. Mereka berharap kebaikan para donatur dibalas dengan rezeki, kesehatan, dan keberkahan.
Di akhir kegiatan, Aloysius berharap semangat gotong royong ini terus tumbuh. “Ketika kita bersatu, beban yang berat akan terasa lebih ringan,” tutupnya.






