PMII Merangin Desak Bupati Copot Kadis Pendidikan, Sesalkan Sikap Sekda yang Sebut Mahasiswa ‘Preman’

Merangin10440 Dilihat
MERANGIN, medianasional.id – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Merangin menggelar aksi unjuk rasa mendesak Bupati Merangin, M. Syukur, untuk segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Dr. Misriadi, S.Pd., M.M., dari jabatannya.
Desakan tersebut didasari atas dugaan keterlibatan Kadis Pendidikan dalam kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 serta sejumlah dugaan penyelewengan lainnya.
“Kami mendesak Bupati Merangin segera memberhentikan Saudara Misriadi. Hal ini terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus DAK 2022 dan indikasi korupsi lainnya,” tegas Koordinator Umum (Kordum) aksi, Adha, saat melakukan orasi pada Selasa (28/03/2026).
Massa awalnya melakukan long march dari Sekretariat PMII menuju Kantor Dinas Pendidikan. Namun, karena tidak berhasil menemui Kadis yang sedang tidak berada di tempat, massa bergerak menuju Kantor Bupati Merangin untuk menyampaikan aspirasi.
Kekecewaan mahasiswa memuncak saat bertemu dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni. Alih-alih mendapatkan solusi atau ruang dialog, mahasiswa mengaku menerima umpatan yang dinilai tidak pantas dari sang pejabat.
“Kami sangat kecewa dengan pernyataan Sekda yang menyebut mahasiswa PMII sebagai ‘preman’. Ucapan itu tidak terpuji dan akan menjadi catatan buruk bagi kepemimpinan Sekda ke depannya,” tambah Adha.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Merangin belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan pencopotan Kadis Pendidikan maupun tanggapan atas tuduhan ucapan ofensif dari Sekda tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses