PERGEMO Malut Mendesak Polres Tidore Kepulauan Sikapi Konflik Desa Tului dan Toseho di OBA

Maluku Utara408 Dilihat
Ilustrasi Tauran (Foto detik)

Medianasional.id

Oba – Terkait dengan terjadinya konflik antara dua Desa yakni desa Tului dan Desa Toseho Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan sekitar Pukul 13:00 Wit hingga sampai pada pukul 18:00 Wit itu terjadi berbagai gejolak hingga mengakibatkan warga luka-luka.

Dalam insiden tersebut,  terjadinya baku Lempar sehingga ada beberapa warga di Desa Tului menjadi korban.

Perihal yang sama disampaikan Ketua Persatuan Gerakan Mahasiswa Oba Provinsi Maluku Utara, yuslan Gani saat dihubungi media ini, Kamis (13/5/2021).

“Bukan saja itu tetapi ada juga kerusakan rumah-rumah warga di Desa Tului,” Kata Yuslan.

Sementara konflik antara kedua desa tersebut disampaikan (Red-Yuslan) sudah berulang-ulang kali yang dimulai dari beberapa tahun lalu. Namun Polres Tidore Tidak dianggap tidak mampu untuk menangani kekacauan tersebut.

” Harusnya Pelaku tama dari konflik tersebut harus di tahan atau proses hukum oleh Polres Tidore agar ada efek jerah, tetapi sampai memakan korban ini belum ada respon dari Polres, sehingga Jika hal tersebut tidak di atasi secara serius maka suda sepastinya akan terjadi berulang ulang kali di saat waktu tertentu,” Ungkap Yuslan.

Sementara dari jauh-jauh hari sebelumnya, konflik bermula diduga karena ada nya perebutan tapal batas Desa Tului dan Toseho Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan (Tikep). Namun sampai sejauh ini belum mampu di selesaikan oleh Pemkot Tikep.

“Untuk itu kami dari Pergemo Malut Meminta Polres Tidore Kepulauan Jika bisa harus membuat pos pengamanan tapal batas Desa Tului dan Toseho. Sehingga mengantisipasi terjadinya konflik seperti ini,” Tegas yuslan.

Hal ini senada di sampaikan oleh ketua demisioner PERGEMO Malut Sartono Halek bahwa meminta kepada pihak yang berwenang agar segera merespon dan menyelesaikan konflik tersebut agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan, karna masalah di dua desa ini bukan baru pertama kali.

“Atas maslah ini, kami mendesak kepada Polres Tikep segera menyelesaikan hal tersebut,” tegasnya

Tak hanya itu, (Red-mengakhiri), Karni Yasim warga desa Tului saat di wawancara mengatakan dirinya meminta pihak yang berwajib agar segera mengambil sikap tegas untuk mengamankan pelaku yang merusaki rumah warga desa tului dan meminta pelaku untuk bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses