Tulungagung, Medianasional.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kembali ditegaskan melalui aksi nyata. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada warga Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Minggu (29/3/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung, menyasar warga dengan kondisi rumah rusak berat yang membutuhkan penanganan segera agar kembali layak ditempati.
Program RLH ini menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian yang aman, sehat, dan manusiawi. Intervensi di sektor perumahan dinilai krusial karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
Bupati Gatut Sunu menegaskan, bantuan rumah layak huni bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan strategi pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dari sektor fundamental, yakni tempat tinggal.
“Program ini merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat membuat rumah warga menjadi lebih aman, nyaman, dan layak dihuni,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemkab Tulungagung dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Baznas, dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta bagi setiap penerima.
Salah satu penerima bantuan, Tutik Mustikowati (53), warga Dusun Krajan, Desa Junjung, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut bantuan tersebut akan digunakan untuk memperbaiki rumahnya yang sebelumnya roboh dan tidak aman ditempati.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Rumah yang roboh akan segera kami perbaiki. Terima kasih kepada Bapak Bupati atas perhatian yang diberikan,” ungkapnya.
Pemkab Tulungagung menempatkan program RLH sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam menekan angka rumah tidak layak huni di kalangan masyarakat rentan. Ke depan, pemerintah berkomitmen memperluas jangkauan program agar semakin banyak warga merasakan manfaat, sekaligus memastikan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak di tengah pembangunan daerah yang terus berjalan.






