Papua Barat Daya, medianasional.id- Pantauan media ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat getol lakukan penataan kota Waisai, untuk menjadikan Kota Waisai sebagai salah satu program strategis prioritas, mengingat Waisai merupakan ibu kota sekaligus wajah utama Raja Ampat bagi masyarakat dan wisatawan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini, fokus pembangunan dimaksud diantaranya, Penataan kawasan Kali Waisai menjadi ruang publik dan kawasan wisata kota.
Pembangunan atau pengembangan ruang terbuka hijau, taman, jalur jogging, jalur pejalan kaki, lintasan sepeda, dan area bermain anak.
Pengembangan kawasan kuliner dan kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar bantaran sungai.
Penertiban bangunan, pondok, permukiman, dan tempat usaha di sempadan Kali Waisai agar sesuai dengan tata ruang.
Selain itu relokasi pedagang Pasar Mbilin Kayam ke Pasar Baru Snonbukor untuk menciptakan aktivitas perdagangan yang lebih tertib dan mendukung kebersihan kota.
Tahun ini (2026) Pemerintah menargetkan penataan besar-besaran kawasan Kali Waisai dapat menghasilkan wajah baru sebagai destinasi wisata.
Dengan demikian, pembangunan ini bukan sekadar mempercantik kota, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan pelayanan publik, kenyamanan warga, kebersihan, ekonomi lokal, serta citra Raja Ampat sebagai destinasi wisata internasional.
Menariknya, selain penataan Kota Waisai, Pemkab Raja Ampat juga menggagas Kota Baru Pariwisata Wawiyai di Pulau Waigeo melalui penyusunan master plan berkonsep Integrated Eco Aero-Marine Tourism City.
Pewarta : Zainal La Adala (Koordinator Wilayah Indonesia Timur)
Editor : Zainal La Adala






