Buton Tengah, medianasional.id – Pemerintah kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) tak segan memerangi dan menindak para mafia BBM bersubsid. Untuk itu, Sekeretaris daerah (Sekda) kabupaten Buton Tengah (Buteng) Konstantinus Bukide memerintahkan Kepala dinas (Kadis) perikanan agar selektif memeberikan surat rekomendasi untuk memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada masyarakat, khususnya nelayan.
“Saya pernah menyampaikan kepada Kadis perikanan, karena informasi para pembeli BBM bersubsidi, diantaranya petralite, solar itu harus ada rekomendasi dari dinas perikanan, khususnya para nelayan,” kata Sekda, saat ditemui medianasional.id, di kantornya, Jalan Gersamata Labungkari nomor 5, Kecamatan Lakudo, Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Senin (12/12/2022) pagi
Sehingga, lanjutnya, Kadis perikanan Buteng harus selektif, jangan sampai ditemukan adanya mafia BBM bersubsidi, misalnya mengatasnamakan nelayan ternyata mafia yang memanfaatkan kesempatan dan peluang.
“Kadis perikanan harus selektif menerbitkan rekomendasi jatah BBM bersubsidi. Saya tak segan menindak tegas jika ditemukan ada jajarannya yang ikut terlibat dalam mafia BBM bersubsidi,” ungkap Sekda.
Dikatakannya, belum lama ini dirinya (Sekda) dikunjungi 2 (dua) anggota legislatif pusat (DPR RI) dan membahas terkait kuota BBM jenis minyak tanah.
“Informasi dari agen ada pengurangan kuota BBM minyak tanah, sebenarnya tanpa dikurangipun kita masih kekurangan. Hitungan kuota BBM di Buteng ini kan masih mengacu pada kuota kabupaten Buton dulu.,” tutur Sekda.
Namun, ia tak menyebut berapa jumlah kuota BBM bersubsidi dan berapa jumlah tambahan kuota yang diajukan untuk Buteng kepada kementerian esdm.
Sekda berujar, karena jumlah penduduk Buteng bertambah sehingga pihaknya (Pemkab Buteng) menyurat ke-kementerian esdm dalam rangka penambahan kuota BBM.
“Guna kepentingan, dan menjawab kebutuhan masyarakat kami telah menyurat dengan resmi kepada kementerian esdm untuk penambahan kuota BBM di Buteng, kita tunggu saja jawabannya,” tandas Sekda. (Red)






