Operator Ekskavator Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Merangin

Merangin69 Dilihat
MERANGIN, medianasional.id – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Merangin, Jambi, kembali memakan korban jiwa. Seorang operator alat berat berinisial D (asal Lampung) dilaporkan tewas setelah tertimbun longsoran material tanah di kawasan Desa Saringat, Kecamatan Sungai Manau. Insiden tragis tersebut terjadi pada Minggu sore (1/11/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa nahas ini bermula saat korban tengah mengoperasikan satu unit ekskavator merek Sany di dalam lubang galian tambang emas ilegal. Diduga karena kedalaman lubang galian yang terlalu curam, tebing tanah di atasnya mendadak runtuh dan langsung menimbun alat berat beserta operator di dalamnya.
.
Menurut kesaksian salah seorang warga setempat, A, kawasan di belakang pasar Kecamatan Sungai Manau tersebut memang marak menjadi titik aktivitas PETI. Berdasarkan rekaman video warga, terdapat sekitar delapan unit alat berat dari berbagai merek yang beroperasi secara ilegal di hamparan lokasi tersebut.
Pascainsiden, warga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas peristiwa ini dan menindak tegas pemilik lahan maupun pemilik alat berat berinisial N.
.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan instansi terkait masih terus berupaya melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kronologi pasti serta status hukum aktivitas penambangan di lokasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses