Meski Hujan Deras, Warga Kasimpar Tetap Antusias Ikuri Sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana.

Pekalongan173 Dilihat

Kajen Medianasional id

Meski diguyur hujan deras, warga Kasimpar tetap antusias mengikuti sosialisasi pengurangan bencana yang diadakan oleh KKN Tematik Destana IAIN Pekalongan di Aula Curug Lawe pada Minggu kemaren (22/02)

Sosialisasi disampaikan langsung oleh Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan M. Ali.
Acara dihadiri oleh perangkat desa serta perwakilan para pengurus organisasi desa seperti Karangtaruna, Fatayat, GKJ, Komisi Warga Dewasa (KWD), Pokdarwis, IPNU & IPPNU, serta para kadus, dan tokoh masyarakat desa Kasimpar.

Koordinator Desa KKN Destana desa Kasimpar Dwiyanto Arjun mengatakan Sosialisasi pengurangan bencana dilakukan guna memberi bekal pengetahuan terhadap masyarakat akan pentingnya peran dan partisipasi masyarakat dalam pengurangan bencana.

“Karena kita semua harus sadar akan potensi bencana yang ada dan dapat datang sewaktu-waktu, paling tidak masyarakat bisa bersama-sama sadar akan pentingnya resiko bencana di Desa Kasimpar ini” ujar Arjun selaku koordinator desa

Dalam penyampaiannya M. Ali mengatakan Potensi bencana di wilayah Desa Kasimpar Petungkriyono ada 3 diantaranya Tanah Longsor, Angin Kencang, dan juga Kebakaran.

Ali melanjutkan, Bencana Alam yang datang tidak akan bisa dihindari oleh manusia, yang bisa dilakukan warga adalah mengurangi resikonya. Dengan cara-cara yang bisa dilakukan setiap warga seperti tidak menebang pohon sembarangan, tidak memaksakan membuat bangunan didaerah rawan longsor, serta sering melakukan penghijauan di tanah-tanah yang berpotensi longsor.

Kegiatan ini direspon baik oleh pihak desa, seperti yang dikatakan oleh Perangkat Desa Kasimpar Warso “adanya kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk masyarakat desa Kasimpar, lebih baik kita bergerak saat sebelum terjadi bencana daripada saat terjadi bencana”

Warso menambahkan Meski wilayah desa Kasimpar sejauh ini masih cukup aman, namun masyarakat perlu mengetahui jika bencana harus tetap diwaspadai sejak dini.
Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat membangun kesadaran dalam kesiapsiagaan dalam menanggulangi bencana, Tandasnya, ( Sofyan )

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses